buy hypertropin

oceanofish.com
Pemikiran dan Ide Apa Saja. Dibagikan Gratis…

Menyongsong Tahun 2014

October 16th 2013 in bisnis, entrepreneurship, strategi bisnis
Tahun 2013 sebentar lagi akan berakhir. Sudah banyak yang telah kita lakukan dan tentu sudah banyak pula profit yang kita terima sepanjang tahun 2013 ini, Namun pertanyaannya adalah apakah itu sudah memberikan kepuasan? Apakah pendapatan yang diperoleh di tahun 2013 ini telah sesuai dengan target yang direncanakan sebelumnya? Jika sudah, apa yang harus dilakukan di tahun 2014? Jika belum mencapai target? Apakah target itu realistis untuk tetap dilaksanakan di tahun 2014atau ada restrukturisasi target yang lebih realistis? Dalam prinsip bisnis, realistis atau tidak, yang penting anda harus punya rencana. Jika tidak, maka anda akan seolah-olah berjalan tak tentu arah. Tentukan target bisnis untuk tahun 2014!
Mungkin saja di antara kita masih ada yang kecewa dengan target yang belum tercapai di tahun 2013 ini. Tapi, kekecewaan ini harus segera diatasi. Waktu sangat berharga karena ia tidak bisa diputar ulang. Masih ada waktu tersisa 2 bulan ke depan. Jangan tunggu lebih lama lagi.Lakukan segera action yang nyata untuk mengejar target yang tertinggal. Bersikaplah realistisakan sia target yang masih ada. Jika memang pada faktanya nanti tidak dapat mencapai target, setidaknya dalam dua bulan ke depan ada peningkatan proses operasional dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Peningkatan proses ini dapat dijadikan acuan untuk pelaksanaan operasoanl di tahun depan
Menyongsong tahun 2014
Untuk menyongsong tahun 2014, segarkan pikiran dan ciptakan peluang-peluang baru! Kembangkan berbagai kreativitas baru dalam bisnis. Tinggalkan strategi lama yang sudah usang dan tidak mendatangkan hasil, dan mulai gunakan strategi baru. Terbukalah pada perubahan!
Jika anda punya tujuan, petakanlah! Susun berdasar jangka waktunya. Ada jangka panjang, menengah, dan jangka pendek, kemudian jalankan. Tetapi, jangan lupa juga untuk menjalaninya secara alami. Jangan sampai target-target itu justru membelenggu anda. Jangan biarkan diri anda tertekan karena banyak target jangka pendek yang tidak terpenuhi sehingga merasa khawatir gagal meraih apa yang sudah diidam-idamkan. Ini bahaya!
Tujuan hanyalah poin-poin atau jalur penanda. Kurang lebih seperti rambu lalu lintas yang akan membantu anda agar tidak tersesat atau menuju arah yang salah. Jadi, cobalah bersikap lebih terbuka dan fleksibel. Rebut setiap kesempatan yang membantu anda ke arah tujuan. Lakukan hal-hal yang sekiranya realistis dan dapat anda lakukan.
Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa anda renungkan:
1. Biarkan setiap kejadian merubah hidup anda. Anda harus mau berkembang karena andalah orang yang menciptakan dan menghidupkan adanya perubahan itu. Terbukalah pada pengalaman-pengalaman yang sebelumnya pernah anda alami. Anda harus mau belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu…
2. Proses itu lebih penting dari hasil. Jika hasil mengendalikan proses, kita hanya akan jalan di tempat. Kita akan selalu terpaku di tempat kita ada sekarang. Tidak berkembang! Sebaliknya, jika proses mengendalikan hasil, meski kita belum melihat tujuan kita, tapi kita tahu pasti kita akan sampai disana. Yakinlah!
3. Mulailah dari manapun anda berada. Ketidaktahuan untuk memulai dari mana sering membuat kita tidak beranjak. Ambillah inisiatif untuk menangkap peluang baru. Lakukan dari manapun anda berada, sekarang juga!
Jadi, tentukan target dan tujuan anda tahun ini. Andalah yang menjadi penuntun target. Andalah pusat dari target-target anda. Andalah yang mengendalikannya, bukan target yang mengikat anda. Dan, jangan pernah berhenti berubah… ke arah yang lebih baik tentunya…



required



required - won't be displayed


Your Comment:

Comments links could be nofollow free.

 Mengutip dari blog sebelah. ini adalah saran bagi para calon pebisnis. patut untuk diresapi.Business Advice for Salesmen – Nicheprogram.net

Previous Entry

Adalah suatu hal yang wajar jika suatu bisnis memiliki hutang. Akan tetapi hutang bisnis tersebut menjadi tidak wajar jika ternyata hutang tersebut tidak sesuai dengan operasional bisnis. Dengan kata lain, cicilan hutang tidakdapat ditutup dengan pendapatan bisnis. Lebih parah lagi jika hutang-hutang tersebut tidak terbayar yang mengakibatkan jumlah bunganya melebihi jumlah pokok hutangnya. Jikaitu […]

Next Entry