buy hypertropin

oceanofish.com
Pemikiran dan Ide Apa Saja. Dibagikan Gratis…

10 Hukum Marketing di Social Media

December 1st 2011 in Bisnis online, entrepreneurship, Marketing
Anda ingin menjajal keampuhan melakukan marketing di social media. Atau Anda sudah melakukannya tapi hasilnya belum memuaskan. Sebenarnya faktor – faktor apa saja yang mesti diperhatikan agar aktivitas marketing Anda berhasil di social media? Berikut ini adalah 10 hukum marketing di Social Media dari Susan Gunelius, pakar marketing, branding, dan social media yang berpengalaman menangani perusahaan – perusahaan multinasional.
1. Hukum Mendengarkan
Untuk meraih sukses di social media membutuhkan lebih banyak mendengarkan dan sedikit bicara. Bacalah konten dari target audiens online Anda dan ikut berdiskusi untuk mempelajari hal – hal penting buat mereka. Dengan demikian Anda bisa menciptakan konten dan memicu percakapan yang bermanfaat buat mereka.
2.Hukum Fokus
Lebih baik untuk fokus pada satu bidang bisnis, dari pada menekuni berbagai bidang usaha (a jack of-all trades). Fokus yang terarah pada social media dan strategi konten marketing untuk membangun merek yang kuat memiliki peluang yang lebih baik untuk berhasil ketimbang strategi yang melebar, karena tidak jelas solusi apa dan kompetensi yang ditawarkan.
3. Hukum Kualitas
Kualitas mengalahkan kuantitas. Lebih baik memiliki 1.000 target audience yang dengan setia membaca, berbagi dan membicarakan konten Anda daripada punya 10.000 audience yang cuma sekali berhubungan dengan Anda dan setelah itu menghilang.
4. Hukum Kesabaran
“There is no shortcut to success”. Ya, tidak ada jalan pintas untuk sukses di dunia maya. Di sini dituntut kesabaran dan komitemen Anda memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk audiens Anda.
5. Hukum Viral
Jika Anda mempublikasikan sesuatu yang menakjubkan dan konten yang berkualitas untuk follower atau audiens Anda, mereka akan menyebarluaskannya ke rekan – rekan mereka di Twitter, Facebook, Linkedin, atau menuliskannya di blog mereka.
Dampak lanjutannya, konten Anda akan menjadi entry point baru di mesin pencari Google. Lewat mesin pencari ini pesan Anda akan menyebarluas seperti virus, ribuan atau jutaan orang akan mengakses konten Anda.
6. Hukum “Influencers”
Luangkan waktu untuk mencari influencers online. Mereka adalah audience berkualitas yang mungkin akan tertarik dengan produk atau layanan Anda. Jagalah hubungan baik dengan mereka. Jika Anda mendapat respon positif dari influencer, maka influencer akan merekomendasikan produk dan layanan Anda kepada pengikut mereka.
7. Hukum Manfaat
Jika Anda menghabiskan waktu Anda di social web hanya untuk mempromosikan produk atau layanan Anda, maka audiens akan meninggalkan Anda. Anda harus memberikan sesuatu yang bermanfaat dalam percakapan di social media. Sedikit bicara dan lebih banyak menciptakan konten yang menakjubkan serta membangun relasi dengan para influencer. Pada waktunya nanti, mereka akan menjadi brand ambassador  yang melakukan word-of-mouth marketing.
8. Hukum Pengakuan
Jangan mengabaikan orang – orang yang telah meluangkan waktu untuk mengakses konten Anda. Siapa pun mereka, mereka ingin dihargai. Karena itu sangat penting untuk tetap menjaga hubungan baik dengan mereka.
9. Hukum Aksesibilitas
Jangan mempublikasikan konten, namun kemudian menghilang begitu saja. Anda harus selalu hadir untuk audiens. Itu artinya Anda harus konsiten meng-create konten dan aktif dalam percakapan. Pengikut online cepat sekali berubah pikiran dan mereka tidak akan ragu untuk mendepak Anda dari list pertemanan jika tidak aktif berkomunikasi.
10. Hukum Timbal Balik
Kalau konten Anda ingin diperbincarkan dan disebarluaskan para warga dunia maya, Anda juga jangan pelit – pelit melakukan hal yang sama untuk mereka. Jadi, alokasikan waktu Anda di dunia maya untuk ikut memperbincangkan dan berbagi konten milik orang lain.
Klik disini untuk versi Bahasa Inggris.



required



required - won't be displayed


Your Comment:

Comments links could be nofollow free.

Belakangan ini kita diperlihatkan pada euforia penjualan telepon seluler (ponsel) yang tak seperti biasa. Kalau sebelumnya orang hanya memilih Nokia, Sony Ericsson, Samsung, LG, atau Motorola, sekarang kenyataan berbicara lain. Konsumen Indonesia beramai-ramai asyik memilih ponsel merek lokal—walau tak satu pun diproduksi di dalam negeri, seperti HT Mobile, ViTell, StarTech, Mito, My-G, dan lain-lain, karena […]

Previous Entry

Mungkin ada 1.001 cara agar bisnis kita bisa dikenal, tapi satu diantaranya yang paling penting dan palin mendasar adalah dengan menyebar kartu nama sebanyak-banyaknya. Kenapa? Karena kartu nama itu sendiri adalah identitas bisnis kita dimana dalam selembar kartu yang kecil itu terdapat berbagai informasi penting tentang bisnis Anda.Sekarang, sebelum menyimak tulisan lebih lanjut, sudahkah Anda […]

Next Entry