oceanofish.com
Pemikiran dan Ide Apa Saja. Dibagikan Gratis…

Pemimpin Yang Gagal

December 17th 2014 in Kepemimpinan, kepemimpinan/leadership

“Jika Anda mengatakan Anda netral dalam suatu situasi ketidakadilan, Anda telah memilih sisi penindas. Jika gajah menginjakkan kakinya pada ekor tikus, dan Anda mengatakan Anda netral, maka tikus tidak akan pernah menghargai netralitas Anda” ~ Desmond Tutu.

Sikap seorang pemimpin ada kalanya memutuskan berada di posisi yang netral, namun di suatu saat ia harus memiliki keberanian untuk memutuskan berada di pihak mana. Penghargaan seorang bawahan kepada pimpinan akan muncul dengan sendirinya ketika pemimpin tersebut dapat dengan sigap menentukan dimana ia berperan. Jika suatu keputusan yang seharusnya adalah hak dan kewajiban pimpinan tertinggi, namun ternyata itu diambil alih oleh seorang bawahan, maka sudah dapat dipastikan bahaw pemimpin tersebut akan mengalami kegagalan. Kenapa bisa demikian? Karena sudah jelas ia tidak dapat menempatkan dirinya. Ia tidak peka. Dan lebih jauh lagi mungkin bisa dibilang bahwa ia tidak memiliki kemampuan leadership yang cukup.

Orang mengatakan bahwa untuk menjadi pemimpin yang baik adalah ketika ia bersedia untuk mendengarkan keluhan dan pendapat dari berbagai pihak. Sebelum memutuskan suatu kebijakan, ia mendengarkan dahulu respon dan kebenaran suatu informasi. Ia tidak menerima informasi sepenggal-sepenggal, atau bahkan informasi yang belum teruji valid tidak akan ia gunakan. Pemimpin yang baik dan akan membuat keputusan berada di posisi yang benar akan berbekal informasi menyeluruh, insting yang tajam, dan kepercayaan diri yang kuat.

Tidak ada orang yang bersedia untuk diklaim sebagai pemimpin yang gagal, bahkan diri sendiri pun mungkin akan merasa berat untuk menyatakan dirinya gagal dalam memimpin. Akan tetapi proses dan hasil adalah bukti yang cukup untuk menyatakan bahwa seorang pemimpin tersebut gagal atau tidak. Dan yang menyatakan bahwa pemimpin tersebut gagal atau tidak adalah bawahan (terutama bawahan yang teraniaya) seperti contoh tikus diatas, orang luar yang ada hubungan dengan organisasi, serta atasannya.

Lalu bagaimana agar seorang pemimpin tidak mengalami kegagalan dalam memimpin? Yang jelas ini semua dilandasi oleh:

  1. Jam terbang yang cukup di bidang managerial
  2. Kemampuan untuk membaca hati dan menggunakan hati dalam bekerja
  3. Kemampuan komunikasi
  4. Integritas




required



required - won't be displayed


Your Comment:

Comments links could be nofollow free.

Paradigma baru dalam model pembelajaran kepemimpinan telah ditemukan melalui sistem nilai generatif, dan dirilis oleh Integral Cultural Creatives, Dr. Paul Ray, 2002. Dan penyebaran benih untuk warisan kepemimpinan baru telah ditaburkan di atas lanskap yang telah berubah. Revolusi leadership telah merubah segala hal tentang leadership meliputi pengertian, tujuan, target, dan pengelolaan.
Berikut adalah transformasi kepemimpinan dalam […]

Previous Entry

Sebelum tahun 1980, Singapura mengandalkan buku teks impor dan kurikulum dari negara-negara sekitarnya untuk mendidik siswanya dalam bidang matematika. Pada saat itu Kurikulum Singapura Development Institute didirikan dan mulai merancang dan menerapkan buku teks mereka sendiri untuk tingkat dasar dan tingkat menengah. Dalam kepentingan ini, Departemen Pendidikan telah memfokuskan perhatiannya pada arahan baru mengenai metode […]

Next Entry