buy hypertropin

oceanofish.com
Pemikiran dan Ide Apa Saja. Dibagikan Gratis…

Bisnis Tutup Tergerus Zaman ( An Outlook On Disctarra Music Store)

January 6th 2016 in bisnis, Bisnis Retail

disctarraBaru-baru ini di beberapa news media online ada berita yang lumayan bikin heboh para pelaku musik, ataupun pencinta musik. Toko Disctarra, yaitu toko musik terbesar di Indonesia dikabarkan tutup pada tanggal 31 Desember 2015. Rumor menyebutkan bahwa bisnis Disctarra akan beralih ke era musik digital.

Dari sisi bisnis, saya menyikapi mengenai rumor tutupnya toko tersebut.

Saat ini adalah era dimana internet dan dunia digital sudah menjadi padanan hidup. Seolah olah hidup tidak lengkap jika tidak ada internet. Dan lagi, segala sesuatu sangat mudah didapatkan melalui internet. Toko konvensional seperti Disctarra, dimana ia menjual keping CD musik atau DVD, atau Blu-ray film, ia tutup karena ia kehilangan pelanggan. Kehilangan pelanggan Disctarra tidak berarti bahwa ini adalah karena kesalahan dalam pelayanan (kita semua tahu kalau Disctarra memiliki pelayanan yang luar biasa). Disctarra kehilangan pelanggan karena semua pelanggannya sudah mulai bergeser dalam pola hidupnya. Jika mereka biasanya membeli CD atau film untuk kebutuhan hiburannya, kini tanpa perlu berangkat ke toko, ia sudah bisa mendapatkan musik atau film yang dinginkan melalui internet.

disctarra2

Lalu bagaimana agar bisnis survive atau bertahan hidup agar tidak tergerus zaman? tentu saja, bisnis harus menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Inovasi tidak melulu mengenai pelayanan, atau perbaikan produk. Perubahan produk secara drastis pun mungkin harus dilakukan demi bisnis terus berjalan. Ingat Blackberry? ia pernah merajai dunia telekomunikasi dengan keunggulan push email-nya. namun karena terlena, ia tidak melihat bahwa teknologi selalu dinamis, Blackberry kini hanya berusaha untuk “tidak mati”. ia bukan lagi menjadi raja. Karena tidak memperhatikan perubahan zaman, ia kalah dengan Android.

Pun demikian halnya dengan Disctarra, ia tidak bisa melawan perubahan zaman. Toko konvensional Disctarra memang “harus terpaksa” tutup karena zaman sudah berbeda, zaman sudah berubah. Model musik berbentuk CD atau DVD mungkin sudah usang. Kini adalah era digital dimana musik dan film lebih mudah diperoleh hanya dengan “satu klik ujung jari” saja dari rumah atau bahkan dari kamar mandi sekalipun. Inovasi drastis harus diciptakan demi keberlangsungan brand Disctarra yang sudah lama berada di benak setiap orang. Jika dulu ada ungkapan” ingat musik, ingat Disctarra!” maka sekarang? Apakah ungkapan itu sudah usang?

Ungkapan tersebut usang atau tidak tergantung pada strategi yang dibuat manajemen Disctarra tentunya. Dapat dikatakan menjadi usang jika brand awareness Disctarra memang total hilang dari mindset para penikmat musik atau pelaku musik. Namun isa jadi akan terus berkibar jika Disctarra dapat berinovasi menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada, dimana musik digital kini menjadi pilihan banyak orang.




required



required - won't be displayed


Your Comment:

Comments links could be nofollow free.

Dalam bahasa mudahnya, hosting adalah tempat untuk menyimpan file-file website kita. Hosting ini disediakan oleh perusahaan penyedia jasa hosting. harganya bermacam-macam sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan. Semakin besar kapasitas maka semakin besar harganya. Setiap perusahaan hosting menyediakan harga yang berbeda-beda, ada yang hanya hosting saja, ada juga yang menyediakan satu paket dengan domain. Blog saya […]

Previous Entry

Dalam bahasa mudahnya, hosting adalah tempat untuk menyimpan file-file website kita. Hosting ini disediakan oleh perusahaan penyedia jasa hosting. harganya bermacam-macam sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan. Semakin besar kapasitas maka semakin besar harganya. Setiap perusahaan hosting menyediakan harga yang berbeda-beda, ada yang hanya hosting saja, ada juga yang menyediakan satu paket dengan domain. Blog saya […]

Next Entry