oceanofish.com
Pemikiran dan Ide Apa Saja. Dibagikan Gratis…

Model Pembelajaran Model IMO 6.09

November 6th 2012 in Dunia Pendidikan, IMO Model Course 6.09
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti Pelatihan mengajar IMO Model Course 6.09. Apa itu IMO Model Course 6.09? Bagi yang belum tahu, IMO adalah singkatan dari International Maritim Organization, suatu badan cabang dari PBB yang menangani masalah-masalah kemaritiman dan kepelautan. Model Course 6.09 adalah model pelatihan yang dikhususkan untuk para pengajar/instruktur yang akan melatih atau mengajar calon-calon pelaut. Dengan demikian IMO Model Course 6.09 adalah pelatihan untuk para pengajar/instruktur para calon pelaut berdasarkan standar internasional yang dibadani oleh Organisasi Maritim Internasional atau International Maritim Organization (IMO).
IMO Model Course 6.09 hanyalah merupakan satu dari rangkaian pelatihan-pelatihan standar IMO untuk para pelaut atau calon-calon pelaut. Sebut saja IMO Model Course 3.12 untuk sertifikat penguji kepelautan, IMO Model Course 1.12 untuk pelatihan Bahasa Inggris Maritim, dsb. Jika seseorang telah memiliki sertifikat mengajar dari IMO, maka sudah dipastikan bahwa orang-orang tersebut telah memiliki pengetahuan standar mengajar untuk calon-calon pelaut.
Isi dari pelatihan ini sebetulnya sama saja dengan materi Diklat Kompetensi Guru yang biasa diadakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional untuk sertifikasi guru. Pengertian mengenai psikomotor, pedagogik, metode mengajar, membuat rencana mengajar, dsb, semua dipelajari di pelatihan IMO Model 6.09 ini. Karena intinya pelatihan ini adalah untuk melatih para peserta yang akan menjadi instruktur pelaut dengan standar internasional.
Namun tidak mudah untuk mengikuti IMO Model Course 6.09, sebab para peserta harus memiliki pengalaman berlayar dan sertifikat kepelautan yang disahkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, atau Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI untuk pelaut kapal ikan. Kenapaharus demikian, karena sebetulnya IMO Model Course 6.09 adalah model pelatihan bagi para pelaut-pelaut untuk melatih generasi-generasi pelaut berikutnya. Oleh karena itu maka pengalaman pengajar harus sudah teruji agar proses belajar mengajar semakin sempurna.
Seorang guru biasa mungkin lebih memahami mengenai cara belajar mengajar yang baik. Akan tetapi mengajar secara sistematis untuk calon-calon pelaut rasanya kurang sempurna jika tidak dibarengi dengan pengalaman para pengajarnya. Bisa saja orang yang mengajar kepelautan tapi belum pernah memegang kemudi kapal atau melakukan perhitungan pelayaran, atau bahkan belum pernah berlayar sama sekali akan mengalami kehilangan kepercayaan diri ketika berhadapan dengan para siswa. Akhirnya semangat siswa calon-calon pelaut ini akan menurun, atau jika tidak pun maka kemungkinan kualitas mereka akan dibawah standar. Kenapa? Karena gurunya saja bukan pelaut dan belum pernah ke laut.
Kesimpulannya, pelaut merupakan suatu profesi sama seperti halnya pilot atau dokter. Tidak sembarangan orang mengajar mereka. Para pengajar mereka adalah pelaut-pelaut yang sudah senior dan pengalamannya sangat luar biasa. Namun mereka belum memahami bagaimana cara mentransfer ilmu mereka dan pengalaman mereka kepada calon-calon generasi penerusnya. Untuk itulah maka IMO membuat standar pelatihan untuk para pengajar yang dinamakan dengan IMO Model Course 6.09, agar cara guru dalam mengkomunikasikan pengalaman dan ilmu mereka menjadi lebih baik.

2 comments to...
“Model Pembelajaran Model IMO 6.09”
Avatar
tomi

walahh saya kira tadi IMO itu hp ternyata standar pembelajaran untuk pelaut


Avatar
Andrekocak Blog

Mantap Gan Postingan ^_^




required



required - won't be displayed


Your Comment:

Comments links could be nofollow free.

Berapakah anda dibayar untuk menjadi pengajar atau tutor di suatu institusi? Cukupkah penghasilan yang anda dapatkan dari mengajar tersebut untuk menghidupi anda dan keluarga setiap bulan? Saya yakin sebetulnya bahwa penghasilan seorang pengajar dapat mencukupi kebutuhan hidup, akan tetapi ada kalanya bahwa sesuatu yang tak terduga dapat terjadi, sehingga anda perlu menambah penghasilan tambahan sebagai […]

Previous Entry

Ada kalanya guru bingung untuk memberikan materi, walaupun rencana mengajar sudah siap. Akan tetapi berhubung setiap waktu kita bertemu sama siswa, maka kita sebagai guru harus selalu memikirkan agar proses belajar tidak membosankan.Banyak cara agar mengajar tidak membosankan, bisa melalui permainan, kerja kelompok atau yang lainnya. Namun yang pasti semua itu harus diawali dengan kesiapan […]

Next Entry