Category Archives: Bisnis Retail

Menjaga Kualitas Produk Adalah Tindakan Berhemat Yang Cermat

Saat mengawali bisnis membuka toko, selain memperhitungkan pelayanan, display, dan strategi penjualan, hal yang harus juga dipikirkan adalah menjaga kualitas produk. Karena apapun bisnis ataupun usaha yang dijalankan, sangatlah penting untuk memikirkan dan menjaga kualitas produk yang akan dijual.

Bisnis yang kita jalankan, atau toko yang kita buka  jangan sampai menodai kepercayaan konsumen dengan keberadaan kualitas produk yang menurun. Pembeli itu adalah sumber kelangsungan usaha anda, maka ketika mereka mengetahui atau mendapatkan toko kita menjual produk berkualitas rendah, bisa saja mereka berpaling  ke lain hati untuk membeli produk yang sama di toko lain.

Menurunnya kualitas produk yang dijual ditoko bisa terjadi  karena dua  hal:

1. Produk yang dijual memang berkualitas buruk

2. Produk yang dijual menurun kualitasnya karena factor umur produk

3. Produk yang dijual menurun kualitasnya karena tidak terawat dan terpelihara dengan baik

Untuk bisa menjaga kualitas produk, sudah pasti memerlukan komitmen dan ketegasan yang kuat. Menjaga kualitas itu penting karena: pertama bisa menekan biayadan kedua tentu bisa mencegah timbulnya kekecewaan konsumen karena produk rusak. Harus diingat bahwa konsumen adalah “asset”. Semakin banyak “asset” yang loyal, maka toko akan memperoleh income yang berkelanjutan dan tentu saja semakin meningkat.

Sisi Lain Pendukung Pelayanan Prima Dalam Bisnis Farmasi

Dalam suatu bisnis retail, ketika kita bicara mengenai pelayanan prima, maka biasanya pikiran kita akan secara otomatis tertuju kepada pelayanan pelanggan, memuaskan konsumen, dan sikap par pramuniaga untuk menuju hal tersebut. Memang benar, porsi besar dari pelayanan  prima adalah mengenai sikap dan prilaku pramuniaga dalam melayani pelanggan. Hampir semua bisnis retail setuju akan hal itu.

Akan tetapi sebetulnya pelayanan prima dalam bisnis retail bukan hanya mengenai penanganan pelanggan oleh pramuniaga saja. Kelengkapan pendukung produk pun akan sangat mempengaruhi pelayanan prima dalam jangka panjang. Contoh nyata dapat dilihat dalam bisnis farmasi.

Menjual obat dalam suatu bisnis farmasi, selain ketersediaan produk yang tidak kadaluarsa, pelayanan pramuniaga, dan kelengkapan produk, masalah steril atau keawetan obat pun akan sangat mempengaruhi pelayanan prima suatu toko farmasi kepada pelanggannya. Penyimpanan obat yang sembarangan akan menyebabkan produk menjadi tidak steril dan cepat rusak. Jika ini terjadi, maka akan ada akibat-akibat yang tentu akan berdampak besar pada keberlangsungan bisnis toko farmasi tersebut. Akibat yang terjadi tentu saja bahwa toko akan mengalami kerugian karena obat sudah menjadi kadaluarsa sebelum waktunya. Jika ini dipaksakan untuk dijual kepada pelanggan, dengan alasan agar tidak mau mengalami kerugian, maka toko tersebut dipastikan sedang melakukan proses bunuh diri. Mengapa demikian? Karena toko tersebut kini tidak menjual obat, melainkan racun kepada pelanggannya. Pelanggan yang kecewa akan produk yang dibeli sudah tentu akan menghilangkan kepercayaan mereka pada toko tersebut. Belum lagi efek word of mouth yang akan semakin mempercepat toko farmasi tersebut bangkrut.

Adalah tidak rugi agar demi menjaga kepercayaan pelanggan, dan menjaga kualitas produknya, suatu toko farmasi melengkapi tokonya dengan dry heat sterilizer. Keberadaan alat ini secara tidak langsung justru akan meningkatkan pelayanan pelanggan, dan lebh jauh lagi akan menyelamatkan bisnisnya di masa mendatang. Kenapa demikian? Sudah jelas bahwa dengan keberadaan alat ini maka:

1. Produk akan terjamin kualitasnya
2. Produk yang dijual ke pelanggan adalah produk yang betul-betul steril dan aman.
3. karena produknya awet, maka kerugian toko akbiat produk kadaluarsa akan di reduksi.
4. Secara tidak langsung dan jangka panjang, alat ini akan semakin meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap toko.

Itulah sisi lain dari bisnis farmasi, dimana perlengkapan-perlengkapan toko yang sangat krusial harus tersedia karena secara tidak langsung akan mempengaruhi pelayanan prima kepada pelanggan.

Bisnis Tutup Tergerus Zaman ( An Outlook On Disctarra Music Store)

disctarraBaru-baru ini di beberapa news media online ada berita yang lumayan bikin heboh para pelaku musik, ataupun pencinta musik. Toko Disctarra, yaitu toko musik terbesar di Indonesia dikabarkan tutup pada tanggal 31 Desember 2015. Rumor menyebutkan bahwa bisnis Disctarra akan beralih ke era musik digital.

Dari sisi bisnis, saya menyikapi mengenai rumor tutupnya toko tersebut.

Saat ini adalah era dimana internet dan dunia digital sudah menjadi padanan hidup. Seolah olah hidup tidak lengkap jika tidak ada internet. Dan lagi, segala sesuatu sangat mudah didapatkan melalui internet. Toko konvensional seperti Disctarra, dimana ia menjual keping CD musik atau DVD, atau Blu-ray film, ia tutup karena ia kehilangan pelanggan. Kehilangan pelanggan Disctarra tidak berarti bahwa ini adalah karena kesalahan dalam pelayanan (kita semua tahu kalau Disctarra memiliki pelayanan yang luar biasa). Disctarra kehilangan pelanggan karena semua pelanggannya sudah mulai bergeser dalam pola hidupnya. Jika mereka biasanya membeli CD atau film untuk kebutuhan hiburannya, kini tanpa perlu berangkat ke toko, ia sudah bisa mendapatkan musik atau film yang dinginkan melalui internet.

disctarra2

Lalu bagaimana agar bisnis survive atau bertahan hidup agar tidak tergerus zaman? tentu saja, bisnis harus menyesuaikan dengan kemajuan zaman. Inovasi tidak melulu mengenai pelayanan, atau perbaikan produk. Perubahan produk secara drastis pun mungkin harus dilakukan demi bisnis terus berjalan. Ingat Blackberry? ia pernah merajai dunia telekomunikasi dengan keunggulan push email-nya. namun karena terlena, ia tidak melihat bahwa teknologi selalu dinamis, Blackberry kini hanya berusaha untuk “tidak mati”. ia bukan lagi menjadi raja. Karena tidak memperhatikan perubahan zaman, ia kalah dengan Android.

Pun demikian halnya dengan Disctarra, ia tidak bisa melawan perubahan zaman. Toko konvensional Disctarra memang “harus terpaksa” tutup karena zaman sudah berbeda, zaman sudah berubah. Model musik berbentuk CD atau DVD mungkin sudah usang. Kini adalah era digital dimana musik dan film lebih mudah diperoleh hanya dengan “satu klik ujung jari” saja dari rumah atau bahkan dari kamar mandi sekalipun. Inovasi drastis harus diciptakan demi keberlangsungan brand Disctarra yang sudah lama berada di benak setiap orang. Jika dulu ada ungkapan” ingat musik, ingat Disctarra!” maka sekarang? Apakah ungkapan itu sudah usang?

Ungkapan tersebut usang atau tidak tergantung pada strategi yang dibuat manajemen Disctarra tentunya. Dapat dikatakan menjadi usang jika brand awareness Disctarra memang total hilang dari mindset para penikmat musik atau pelaku musik. Namun isa jadi akan terus berkibar jika Disctarra dapat berinovasi menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada, dimana musik digital kini menjadi pilihan banyak orang.

Saran Untuk Memproduksi Dan Mempertahankan Pelanggan Antusias

Pelanggan antusias adalah salah satu sumber terbaik dari perjalanan bisnis karena mereka bersemangat tentang apa yang mereka beli dan ingin berbagi kegembiraan dengan orang lain.

Jika Anda memberikan apa yang pelanggan inginkan pada harga yang adil dan tanpa masalah, maka mereka akan puas. Dan anda membutuhkan lebih dari kepuasan ini untuk memastikan pelanggan setia kepada Anda  dan meningkatkan penjualan. Anda harus mengembangkan antusiasme pelanggan tentang produk dan jasa Anda. Anda harus memberikan lebih dari yang pelanggan harapkan. Antusiasme akan menghasilkan iklim yang menjamin loyalitas dan peningkatan penjualan dan rekomendasi kepada orang lain. Berikut adalah beberapa saran untuk memproduksi dan mempertahankan pelanggan antusias:

–          Tetap berhubungan: Periksa kembali setelah barang terkirim untuk melihat bahwa semuanya berjalan lancar. Periksa lagi mintalah petunjuk tentang prospek baru.

–          Tangani keluhan segera: Akan selalu ada masalah dalam setiap operasional bisnis. Jangan abaikan mereka. Lakukan hal yang lebih dari pelanggan harapkan dalam memuaskan keluhan.

–          Jadilah teman: Perlakukan pelanggan sebagai teman dan lakukan hal-hal yang sesuai untuk mereka. Kirim kartu ulang tahun atau kartu pos saat Anda berada di liburan. Ucapkan selamat kepada mereka atas penghargaan atau kemajuan yang mereka dapatkan di bidangnya.

–          Berikan pujian di saat yang tepat dengan segera: Cari hal-hal yang dapat anda berikan pujian kepada mereka, misal: sesuatu perusahaan telah meraih suatu penghargaan/prestasi, pendapatan meningkat, dan sebagainya. Pelanggan akan menghargai perhatian seperti ini.

–          Kirim prospek untuk pelanggan Anda: jika pelanggan Anda merupakan pebisnis, mengirim lead atau merujuk prospek untuk mereka adalah hal yang sangat signifikan. Saling membantu dalam mengembangkan bisnis masing-masing adalah sesuatu yang sangat bermanfaat dan akan sangat dihargai

Prinsipnya adalah

Terus berupaya untuk membangun hubungan dekat dengan pelanggan Anda sehingga mereka dapat lebih tergantung pada Anda dan loyal kepada Anda.

Tips Untuk membangun Kerajaan Bisnis Retail Anda

Operasi bisnis ritel membutuhkan upaya yang konsisten dan berdedikasi dalam lingkungan bisnis global yang kompetitif saat ini. Ini penting untuk menjalankan entitas Anda pada bisnis ritel anda, disamping itu juga untuk memperoleh ide-ide baru. Tujuan Anda adalah untuk mendapatkan keuntungan kompetitif yang menempatkan Anda memperoleh penjualan berkelanjutan dan pertumbuhan laba setiap waktu.

Berikut adalah 10 tips untuk membangun bisnis ritel Anda untuk mencapai tujuan di atas:

1. Pilih lokasi yang baik

Jika Anda hanya berada dalam tahap perencanaan usaha ritel baru Anda, hati-hati mempertimbangkan lokasi Anda. Pilih lokasi dengan lalu lintas yang tinggi dengan area parkir yang mencukupi. Pertimbangkan siapa ritel pesaing Anda.

2. Memahami pasar Anda

Ceruk pasar Anda harus memiliki kebutuhan yang spesial yang diinginkan pelanggan. Para konsumen akan mencari pengecer yang menawarkan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhannya. Mereka akan mencari produk yang relevan secara up-to-date dan bermanfaat bagi mereka. Pelajari tren pasar untuk memahami produk apa yang pelanggan Anda dan pelanggan potensial inginkan.

3. Pertimbangkan barang yang Anda tawarkan

Persediaan produk Anda akan menjadi sumber kehidupan perusahaan Anda. Pikirkan baik-baik tentang produk line up dan bauran produk Anda (berbagai macam produk-produk terkait, biasanya dipasarkan bersama-sama). Studi tren bisnis lebih sering untuk membantu anda menentukan produk-produk tambahan yang tepat dan bauran produk yang tepat.

4. Studi tentang akuntansi yang dapat membantu Anda memahami kinerja Anda

Mempelajari akuntansi akan membantu Anda melacak kinerja bisnis. Rasio memberikan pengetahuan yang membantu Anda dalam operasi Anda untuk kinerja yang lebih baik. Rasio penting untuk mendapatkan pengetahuan tentang marjin kotor, rasio lancar, rasio cepat, rasio perputaran persediaan, dan return on asset.

5. Mengembangkan karyawan berdedikasi dengan menambah pengetahuannya

Karyawan Anda adalah duta untuk toko Anda. Berkomitmenlah untuk memberikan pelatihan kepada karyawan Anda dalam ajaran profesionalisme. Terus berikan pengetahuan sehingga mereka mengetahui bisnis Anda secara umum, pengetahuan produk, kebijakan pengembalian, dan banyak lagi. Pastikan mereka fokus pada kepuasan pelanggan melalui berempati dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan Anda.

6. Memiliki asisten berkualitas dan berdedikasi

Anda tidak dapat selalu berada di tempat usaha Anda. Tanggung jawab keluarga, janji, masalah kesehatan dan kepentingan akan memberikan kontribusi kepada kesibukan Anda yang kadang-kadang membuat anda meninggalkan toko Anda. Oleh karena itu, melatih seseorang untuk menjadi asisten anda adalah penting. Memiliki asisten yang baik akan membuat pekerjaan Anda lebih mudah dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan orang lain dalam industri.

7. Memahami pelanggan Anda

Pada dasarnya, Anda ingin tahu kelompok usia mayoritas pelanggan Anda, rentang pendapatan mereka, dan pekerjaan mereka. Anda dapat memperoleh informasi ini melalui survei, dan melalui tatap muka dengan mereka. Mengetahui rincian ini akan membantu Anda merumuskan materi pemasaran dan promosi penjualan. Anda juga dapat menyesuaikan program reward untuk pelanggan ini berdasarkan informasi yang diperoleh.

8. Memahami pesaing Anda

Pengetahuan adalah kekuatan. Pelajari pesaing Anda. Apa produk dan layanan baru yang mereka tawarkan di toko-toko ritel mereka? Apakah ini berdampak pada penjualan dan keuntungan Anda? Apa yang menyebabkan orang berbondong-bondong ke toko pesaing anda? Selidiki bagaimana Anda dapat mencocokkan dan bahkan melebihi upaya mereka dalam inisiatif ini untuk membangun bisnis Anda juga.

9. Gunakan media sosial

Pemasaran abad ke-21 berarti menggunakan cara-cara baru untuk tetap berhubungan dengan target pasar Anda. Memahami bagaimana menggunakan Facebook, Google +, Twitter, LinkedIn, dan situs lainnya dapat menambah kredibilitas bisnis Anda. Anda dapat berkomunikasi dengan pelanggan Anda melalui media sosial ini. Jaga semua yang Anda tawarkan di toko ritel Anda dalam lingkaran media sosial anda.

10. Berkomitmen untuk belajar terus-menerus

Kunci untuk membangun bisnis ritel yang sukses adalah dengan selalu terbuka untuk belajar terus-menerus. Anda harus melakukan ini untuk tetap mengikuti perubahan. Selanjutnya, Anda harus melakukan ini untuk tetap mengikuti dan membuat inovasi pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan yang selalu berubah akan produk-produk baru. Belajar terus-menerus berarti Anda tetap relevan dan bermakna untuk basis klien Anda.

Pertimbangkan atas 10 tips untuk membangun bisnis ritel Anda. Membuat janji untuk menggunakan beberapa atau semua dari mereka di perusahaan Anda. Sebuah upaya teguh dalam ini akan membantu Anda dalam mengemudi penjualan dan membangun bisnis untuk jangka panjang.

5 Tips Membangun Toko Retail fashion Agar Sukses

Dunia fashion adalah dunia yang sangat dinamis- terus berkembang, berkembang dan berkembang. Jika Anda memiliki gairah pada fashion dan memiliki antusiasme untuk menjadikan fashion menjadi bisnis yang menguntungkan, Anda harus memiliki senjata yang terus dalam posisi stand-by. Dalam rangka membantu pemilik toko ritel fashion pemula, berikut adalah beberapa tips untuk memulai usaha di bisnis fashion:

 1. Pikirkan, Berperilaku, “Live Like A Bisnis”

Ketika Anda memulai usaha fashion Anda sendiri, Anda mungkin berpikir bahwa ini adalah langkah yang mudah. Setelah toko anda buka, maka anda menyatakan bahwa itu adalah bisnis Anda. Namun, jika Anda benar-benar ingin membangun sebuah toko ritel yang sukses, Anda harus mulai berpikir dan bertindak seperti pengusaha dari Hari 0. Tidak ada ruang untuk malas. Mengembangkan bisnis anda pada jangka pendek Anda, jangka menengah, dan tujuan jangka panjang, dan pastikan setiap tindakan sejalan untuk berkontribusi terhadap tujuan itu.

2. Memilih Lokasi Bagus Untuk Boutique Anda adalah penting

Lokasi adalah masalah strategi, bukan taktik. Sayangnya, sebagian besar pengecer gagal untuk benar-benar memahami maknanya. Sebuah toko fashion yang tidak berada di jalan utama, mal, atau pusat kota di daerah yang luas akan gagal untuk membuat dampak yang signifikan. Misalnya, jika Anda memilih tempat di daerah kumuh, dikelilingi oleh bangunan bobrok dan gudang, maka Anda menetapkan diri untuk menemui kegagalan. Idealnya, dianjurkan untuk mencari tempat toko Anda di lingkungan yang relevan. Misalnya, Anda mungkin tidak ingin membuka toko tepat di samping pesaing yang tokonya jauh lebih besar daripada Anda. Tapi mendirikan toko fashion Anda dekat sebuah toko perhiasan mungkin lebih masuk akal.

3. Cari Grosir Pakaian Yang Kuat

Merek toko Anda adalah menentukan posisi anda di pasar. Sangat penting bagi Anda untuk membentuk aliansi dengan grosir fashion yang tepat yang akan menawarkan banyak pilihan pakaian berkualitas bagus dengan harga miring. Ingat, pemasok Anda adalah kunci untuk strategi ritel secara keseluruhan. Jadi investasikan waktu anda untuk mencari satu supplier yang bagus, dan bangun hubungan yang kuat dengannya sehingga Anda dapat mengetahui pasar dan memanfaatkan produk mereka.

 4. Atur Display Pakaian Sehingga Menarik!

Display adalah mengenai daya tarik visual! Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa display depan memainkan peran penting dalam menarik pelanggan potensial ke toko. Lebih menarik dan kreatif display yang Anda buat, maka semakin besar kemungkinan Anda membuat orang tertarik.

 5. Memahami Kebutuhan Pelanggan Anda Akan Membantu Anda Tetap Menjadi pemain Kunci

 Apa yang memotivasi dan mendorong pilihan mode seseorang? Apakah untuk terlihat menarik? Untuk menjadi fashion forward? Sederhananya, seseorang bahkan perempuan hanya ingin merasa baik tentang diri mereka sendiri. Apakah itu adalah penggemar fashion high street, atau perempuan fungsional, itu semua hampir sama. Pastikan koleksi pakaian Anda menarik bagi preferensi dan selera mereka. Beri mereka saran yang tulus tentang apa yang bagus untuk mereka. Tanyakan apakah mereka sedang mencari produk tertentu. Ketika Anda bekerja ekstra, maka itu menunjukkan bahwa anda serius dan faham mengenai fashion, dan itu akan memotivasi mereka untuk mempercayai anda dan akan terus datang kembali ke toko anda.

Desain Interior Toko Dan Pengaruhnya Untuk Meraih Pelanggan

Seperti yang kita semua tahu, ada banyak pendekatan yang berbeda ketika merancang tata letak interior toko Anda. baik pada saat pertama kali membuka toko, atau pada desain interior secara reguler. Namun, ada juga cara-cara yang dilakukan oleh para pemilik toko untuk mempekerjakan seseorang dalam mendesain toko yang dimiliki. Di jaman sekarang, merancang interior toko sangatlah jauh berbeda dengan merancang di jaman dulu, dengan semua teknologi digital yang ada, desain interior toko dapat lebih mudah dikreasikan, dan lebih cepat diciptakan.

Ketika merancang interior toko Anda, maka Anda harus berpikir tentang hal-hal kunci. Anda ingin menceritakan sebuah kisah tentang merek Anda, menciptakan pengalaman luar biasa bagi pelanggan Anda. Anda ingin menampilkan jendela yang menangkap mata calon pelanggan dan menarik mereka untuk masuk ke dalam toko anda, dan Anda ingin menggunakan tanda-tanda untuk membuat hal-hal yang jelas di sekitar toko Anda. Anda ingin rinci. Anda ingin mereka membawa lebih banyak produk dan menuju kasir.

Hal yang paling penting untuk diketahui adalah bahwa dari saat pertama seseorang masuk ke toko Anda, untuk waktu mereka memutuskan untuk membeli sesuatu (atau tidak membeli sesuatu), desain interior yang cerdas di dalam toko akan membuat perbedaan besar apakah Anda membuat penjualan dengan pelanggan atau tidak.

 Zona Dekompresi

Zona dekompresi adalah hal pertama dirasakan pelanggan ketika mereka memasuki toko Anda. Biasanya terdiri dari pertama lima sampai lima belas langkah di dalam ruangan toko anda. Jelas meskipun, itu tergantung pada seberapa besar toko Anda. Ini juga merupakan ruang di mana pelanggan Anda membuat transisi dari berada di dunia luar ke pengalaman pertama mereka di toko Anda. Mereka juga menggunakan zona ini untuk membuat penilaian dari toko Anda. Misalnya, bagaimana murah atau mahal toko Anda, bagaimana terkoordinasi dengan baik pencahayaan Anda, perlengkapan, atau menampilkan warna yang menarik. Sebagai pelanggan dalam modus transisi, mereka lebih mungkin untuk tidak mengindahkan produk, signage atau gerobak yang Anda tempatkan.

 Bergerak Ke Kanan

Itu adalah fakta yang dikenal di komunitas ritel dimana 90 persen dari pelanggan, ketika memasuki toko, akan belok kanan tanpa sadar. Dinding pertama yang pelanggan Anda akan lihat disebut sebagai “kekuatan dinding”, dan bertindak sebagai dampak-tinggi kesan pertama barang dagangan Anda, jadi pastikan Anda memberikan perhatian ekstra dan memutuskan dengan hati-hati apa yang Anda pilih untuk menampilkan di dinding tersebut, dan bagaimana Anda menampilkannya.

Anda ingin menarik perhatian pelanggan Anda dan membuat mereka tertarik dengan produk yang Anda tampilkan, apakah itu item baru, barang musiman, item dengan keuntungan yang tinggi atau item “best seller”, atau apakah Anda akan memutuskan untuk membuat suatu cerita dari produk Anda atau sekedar membuat sketsa dekoratif. Itu adalah pilihan Anda, dan itu adalah bagian dari strategi Anda untuk menarik pelanggan.

Petunjuk Jalan

Ini adalah ide yang baik untuk memudahkan pelanggan Anda berjalan-jalan di dalam toko, meskipun ini akan sangat bervariasi tergantung pada ukuran dan tata letak toko Anda. Anda harus tahu bahwa pelanggan Anda cenderung ingin berbelok ke kanan. Untuk itulah penunjuk jalan berfungsi untuk “memaksa” mereka sehingga mereka melakukan apa yang Anda inginkan, yaitu melanjutkan berjalan melalui sisa toko Anda. Ini akan mendapatkan eksposur yang maksimal dari semua produk Anda. Ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan pelanggan membeli produk Anda tetapi juga bisa menjadi cara yang baik untuk mengontrol arus lalu lintas melalui toko Anda.

Setiap toko memiliki cara yang berbeda untuk melakukan hal ini. Beberapa toko akan menggunakan jalur melingkar, mengambil pelanggan dari kanan, ke belakang toko dan kemudian kembali putaran ke depan. Beberapa akan membuat lebih mudah hanya dengan menutup jalan dengan tampilan yang berbeda atau tekstur di lantai sehingga pelanggan cenderung mengikuti.

Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa Anda ingin jalan Anda juga dapat dimaksimalkan untuk memperoleh penjualan, yang berarti Anda perlu eye-catching dan menarik perhatian mereka dengan cara memasang display pada akhir gang, atau mungkin di sela-sela escalator.

Pelan – Pelan!

Pos-pos Merchandise adalah cara efektif untuk menghambat pelanggan agar berjalan tidak terlalu cepat melalewati area toko. Pos merchandise ini adalah perlengkapan display khusus yang menampilkan produk yang mungkin tidak direncanakan untuk dibeli, namun melengkapi produk yang dipamerkan.

Ketika Anda membuat hambatan untuk memperlambat pelanggan Anda, Anda akan perlu untuk mengubah posisi mereka setiap minggu atau cukup secara teratur untuk menjaga pelanggan Anda bereaksi dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan saat pertama kali mereka melihatnya.

Apakah Mereka nyaman?

Pelanggan yang khas, terutama perempuan, akan menghindari mencoba untuk mengambil produk di bagian belakang. Hal ini berlaku bahkan jika pelanggan tersebut benar-benar tertarik pada produk (best seller). Cara terbaik untuk menghindari masalah ini adalah untuk memastikan bahwa produk selalu tersedia setiap saat, dan lorong Anda memiliki ruang yang agak luas untuk menyediakan stok barang yang lebih banyak.

Anda juga dapat membuat toko Anda lebih nyaman dengan memiliki beberapa kursi dan bangku yang nyaman; hal ini juga akan mempengaruhi pelanggan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di toko Anda. Jika pengunjung toko anda adalah seseorang yang tidak tertarik melakukan pembelian atau jika mereka memiliki anak-anak, atau hanya sekedar mengantar pasangannya untuk berbelanja,  kursi yang nyaman akan berguna dan membuat pelanggan Anda merasa lebih santai. Ini juga akan menjadi lebih baik jika Anda memasang kursi tersebut menghadap Point Of Purchase yang Anda sediakan,  sehingga pelanggan dapat menelusuri sambil duduk. Anda tidak pernah tahu … Mereka mungkin melihat sesuatu yang mereka sukai dan ingin membeli.

Waktu Untuk Checkout

Aturan yang baik untuk menempatkan counter kasir dan POS Anda adalah bahwa kasir harus ditempatkan pada titik belanja alami atau di jalur yang telah Anda buat.

Jika pelanggan secara alami berbelok ke kanan ketika mereka masuk, dan Anda sudah berhasil mendapatkan mereka untuk pergi melalui jalur yang anda buat, Anda akan menyadari bahwa sisi kiri toko, di depan, adalah lokasi yang ideal untuk kasir Anda . Meskipun, keputusan ini tergantung pada ukuran dan tata letak toko, yang berarti Anda harus mempertimbangkan segala sesuatu sebelum memutuskan di mana titik paling alami untuk menempatkan POS.

Perlu juga diingat bahwa jika Anda tidak memiliki staf toko, maka akan menjadi penting untuk mengawasi dan melihat segala sesuatu dari posisi anda berada sambil memegang POS.

 Berikut adalah tips lain yang perlu diingat ketika merancang kasir Anda:

– Memiliki counter cukup besar untuk pelanggan Anda menyimpan tas dan / atau barang-barang pribadi

– Buat tampilan yang menarik di dinding belakang

– Melakukan “impulse buying” di menit-menit terakhir pembelian oleh stocking item yang pelanggan sukai dan sering digunakan.

– Bersikap sopan dalam berkomunikasi dengan pelanggan anda! Mengajukan pertanyaan seperti “Apakah Anda dapat menemukan segala sesuatu yang Anda cari?” dan menjelaskan kebijakan Anda atau pertukaran dan pengembalian dana.

Merancang interior Anda adalah proses yang berkelanjutan. Anda selalu dapat beralih ke atas, tweaking, menambahkan atau menghilangkan hal-hal yang akan membuat pengalaman yang berbeda bagi pelanggan Anda setiap kali mereka berbelanja.

 Secara keseluruhan, interior adalah adalah apa yang ingin anda fokuskan. Anda ingin menguji itu dan akan mengubahnya terus-menerus. Jangan lupa! Amati pelanggan Anda dan lihat apa yang mereka sukai, apa yang mereka hindari dan bagaimana mereka bergerak di sekitar toko. Kemudian gunakan itu dalam desain Anda. Jaga mata dan telinga untuk tetap terbuka, sebab dengan melakukan itu Anda akan yakin untuk menciptakan lingkungan yang terbaik untuk Anda dan pelanggan Anda.

Mempersiapkan Toko Untuk Menghadapi Musim Libur

Musim liburan sudah dekat dan orang-orang yang mencari hadiah untuk keluarga mereka, teman dan kolega. Selain itu, mereka juga membeli lebih banyak makanan daripada sepanjang tahun untuk menghibur teman-teman dan keluarga di akhir pekan atau untuk jamuan makan malam. Dengan pelanggan perencanaan belanja liburan dan memberi hadiah, Anda perlu mempersiapkan tingkat stok toko ritel Anda.

Sebagai pengecer umum Anda perlu mempersiapkan toko Anda sehingga dapat mengatasi permintaan musim liburan. Ini adalah bagaimana Anda dapat mempersiapkan diri untuk musim liburan sibuk depan.

Periksa jumlah saham. Menggambar daftar saham dan periksa produk apa yang saat ini Anda miliki dalam saham. Jika Anda membutuhkan lebih dari produk tertentu, pastikan Anda memesan timeously.

Trend menonton. Penelitian yang produk yang dijual lebih selama musim liburan lalu dan persediaan pada produk tersebut. Juga berbicara dengan staf penjualan Anda dan mencari tahu produk yang telah meminta mereka untuk musim liburan lalu dan umumnya sepanjang tahun. Duduklah dengan grosir umum Anda dan mencari tahu dari mereka yang produk mereka lebih populer selama musim liburan. Itu selalu terbaik untuk menguatkan popularitas produk sehingga Anda dapat merencanakan ke depan.

Tetapkan tujuan. Ketika Anda membeli produk ritel dan saham mereka di rak-rak toko ritel Anda, melakukan pertemuan dengan staf penjualan Anda dan menetapkan tujuan yang pasti bagi mereka untuk mencapai penjualan produk istilah.

Siapkan rencana pemasaran. Selama pertemuan penjualan Anda juga mendiskusikan apa strategi pemasaran akan untuk musim liburan. Media yang akan Anda gunakan untuk mengiklankan produk Anda? Apakah Anda akan menggunakan media sosial seperti Facebook? Atau akan Anda beriklan di koran lokal atau mungkin membagikan selebaran?

Memutuskan promosi di dalam toko. Menjalankan promosi mingguan selama bulan Desember untuk mempertahankan pelanggan yang datang ke toko ritel Anda. Mulailah dengan menjalankan penawaran khusus awal sehingga pelanggan menyadari mereka ketika mereka datang ke toko. Promosi Penawaran seperti ‘Beli dua dan mendapatkan satu gratis’ atau menawarkan diskon sepuluh persen untuk tiga puluh persen. Cari tahu apa promosi grosir Anda mengalami dan melewati tabungan mereka ke pelanggan Anda sebagai promosi di dalam toko.

Sebagai pengecer umum atau pemilik toko ritel dalam hal ini, Anda perlu dipersiapkan untuk musim sibuk ketika pelanggan akan terburu-buru untuk melakukan belanja mereka. Pastikan bahwa Anda memiliki stok yang cukup dan jenis yang tepat dari produk di rak-rak Anda sehingga Anda dapat memenuhi permintaan dan mencapai target penjualan tahunan Anda.

Agar Uang Anda Tidak Terbuang Sia-sia, Pastikan Anda Melakukan Tindakan Ini Sebelum Berbelanja Online

Membeli suatu produk di dunia maya sudah bukan sesuatu yang aneh lagi. Dulu mungkin tak banyak orang yang melakukan hal ini, tapi sekarang sebagian besar orang mulai berbelanja melalui e-commerce. Hal ini adalah karena kepercayaan customer kepada e-commerce sudah mulai meningkat, dan sebaliknya pula e-commerce sudah menjadi perhatian bisnis setiap perusahaan.

Namun demikian, tidakdapat dipungkiri bahwa tidak sedikit pelangganyang masih kecewa akan produk yang dibeli secara online. Ini bisa terjadi karena berbagai macam kemungkinan, sepertitoko online yang tidak valid, barang yang diterima tidak sesuai dengan deskripsi yang ada di display online, atau pelayanan pengaduan yang tidak memuaskan.

Membeli di dunia maya itu seperti membeli minuman lewat mesin alias vending machine tapi berukuran super besar. Anda lihat, Anda bayar, Anda terima barang. Jangan terburu-buru untuk menentukan pilihan membeli barang. Lakukan perbandingan produk yang anda rencanakan untukdibeli.  Perbandingan ini bisa berbagai cara, yaitu:

  1. Membandingkan produk yang sama di toko online yang berbeda. Ini ditujukan untuk mencari tahu perbandingan harga, dan sedapat mungkin memperoleh harga yang lebih murah. Perbandingan ini termasuk juga untuk mengetahui validitas toko online tersebut. Toko online yang valid biasanya memberikan harga yang ideal. Dan kalaupun menjadi murah, toko ini biasanya bekerjasama dengan website kupon diskon untuk menyediakan kupon diskon atas produk-produk tertentu.
  2. Membandingkan produk yang berbeda di toko yang sama atau toko yang berbeda. Perbandingan ini selain ditujukan untuk memperoleh perbandingan harga, juga adalah untuk memperoleh perbandingan spesifikasi produk. Jika yang dibutuhkan adalah spesifikasi, merk mungkin bukan menjadi prioritas. Produk dengan merk besar tentu berharga mahal,karena itu spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan akan dapat menghemat pengeluaran belanja. Lebih beruntung jika anda menemukan produk bermerk besar, spesifikasi tinggi namun berharga murah. Di toko online yang terpercaya dan valid tentunya.

Jangan terburu-buru untuk transfer uang anda. Browsing produk semau anda, karena inilah keunggulan toko online, dimana pembeli tidak ada batasan untuk melakukan pertimbangan. Jika semuanya terpenuhi, dan yakin akan pilihan anda, maka Anda sudah siap untuk mentransfer uang pembelian, dan dipastikan anda akan puas akan produk yang diterima.

Menyiasati E-Commerce Agar Bertahan Dalam Persaingan

Banyaknya jumlah toko retail online menjadikan bisnis ini adalah bisnis yang popular di abad ini, namun kepopuleran ini berarti persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Keberadaannya yang ada dimana-mana membuat para pemilik retail online beradu strategi bisnis agar mereka selalu mendapat tempat di hati para pelanggannya.

Kata orang-orang retail, kunci kesuksesan suatu usaha retail tidak terlepas dari Place, Promosi, Price, dan Service, dan ini akan semakin berjalan lebih baik jika diterapkan dengan pemilihan segmentation, targeting, dan Positioning yang tepat.

Menjaga kualitas pelayanan yang diberikan selama ini pada pelanggannya tidaklah cukup untuk melindungi konsumen agar tidak lari ke toko lain. Konsumen adalah orang yang mengeluarkan uang, dan uang adalah sesuatu hal yang sifatnya sensitive. Orang akan cenderung untuk melakukan penghematan atas uang yang dimilikinya, bahkan kalau perlu orang akan berusaha unuk memperoleh sesuatu tanpa menghasilkan uang.

 Atas dasar sifat manusia tehadap uang itulah, maka para pemilik toko harus berani mengambil resiko untuk pengembangan usahanya. antara lain dengan membuat kupon diskon belanja. Meskipun demikian, penetapan nilai diskon tetap membutuhkan perencanaan yang matang agar minimal tidak menimbulkan kerugian yang besar jika hasilnya tidak/belum sesuai yang diinginkan. Intinya, didalam dunia usaha akan selalu ada persaingan. Jika suatu bisnis ingin bertahan dan teru maju, maka ia harus dapat berevolusi mengikuti perkembangan jaman.