Hasil Test IELTS Berdasarkan Strategi

Menyambung tulisan saya sebelumnya yang berjudul Strategi Menghadapi Tes IELTS, saya baru saja mendapatkan informasi hasil resmi tes IELTS saya. Saya mendapatkan skor 6 untuk listening, 5 untuk reading, 4 untuk writing, dan 5 untuk speaking. Jadi total skor saya adalah 5. Nilai yang cukup lumayan untuk yang baru pertama ikut tes IELTS sebelum kursus. Dan itu juga seauai dengan prediksi saya dari awal.

Hasil ini menunjukkan bahwa strategi yang saya lakukan untuk listening dan reading sudah benar. Kelemahan terletak pada writing yamg hanya dapat nilai 4. Ini terjadi karena saya tidak punya partner untuk mengoreksi hasil tulisan saya pada saat latihan, sehingga saya tidak memiliki bayangan mengenai mana yang benar atau salah dalam penulisan, grammar, atau pun kosakata. Ini berarti bahwa saran saya adalah jika menginginkan hasil yang ideal dalam writing, maka sebaiknya harus ada partner untuk menilai tulisan kita. Pun demikian halnya dengan apeaking, amda harus punya lawan bicara untuk melatih kemampuan bahasa inggris anda.

Hal lainnya dalam task writing, penulisan juga sangat berpengaruh. Saya menggunakan pensil yang tumpul dalam menulis, yang mengakibatkan tulisan saya sulit untuk dibaca. Ditambah lagi dengan banyaknya coretan-coretan dalam pemggunaan kosakata bahasa inggris. Ini juga yang mungkin memyebabkan nilaibsaya di writing tidak menggembirakan. Selain latiham dengan partner, penggunaan penail yang tajam dan penghapus yang baik sangat membantu hasil akhir di tes writing. Mudah-mudahan artikel ini dapat membantu anda semua yang akan melakukan placement test IELTS.

Kesimpulan terakhir adalah bahwa test IELTS, menurut saya adalah bukan sekedar skill saja, tapi termasuk juga adalah strategi dan konsentrasi dalam mengerjakannya. On IELTS, skill without strategy is useless, and also strategy with no skill will gaining a bad result. So, practice, practice, and practice…