5 Tips Cara Memberikan Presentasi Dengan Powerpoint Yang Wajib Anda Ketahui

Jika lima tips ini Anda lakukan, Anda akan dapat menampilkan presentasi Anda dengan lebih efektif, lebih menarik dan berkesan untuk audiens Anda.

Apa saja tips tersebut, silakan Anda simak ulasannya.

1. Sebelum tampil jangan lupa lakukan cek peralatan

Ini sangat penting Anda lakukan.

Tujuannya adalah supaya saat Anda tampil Anda bisa menghindari adanya kesalahan teknis yang bisa mengganggu jalannya presentasi.

Saran saya, ada tiga alat utama yang harus Anda cek.

Pertama, adalah leptop. Pastikan leptop Anda sudah Anda setting dengan cara yang benar.

Kedua adalah LCD proyektor. Seperti yang sudah Anda ketahui tanpa LCD Anda tidak akan bisa menampilkan slideshow presentasi Anda. Karena itu LCD yang akan Anda gunakan juga harus Anda cek.

Bagaimana gambarnya, buramkah atau malah warnanya tidak sama dengan warna asli dari slide Anda. Kalau misalnya Anda menemukan masalah seperti di atas segera ganti LCD dengan yang lebih baik.

Ketiga, remote presentasi.

2. Saat tampil manfaatkan fitur presenter view

Presenter view adalah salah satu fitur dari powerpoint yang memungkinkan kita melihat slide presentasi kita, melihat urutan slide presentasi kita, melihat catatan presentasi kita di layar monitor leptop sementara audiens hanya melihat slide presentasi Anda di layar monitor.

Dengan membuat presenter view kita seperti memiliki sebuah telepromter yang bisa kita lihat seandainya kita lupa posisi slide, urutan slide atau pun materi presentasi. Sedangkan audiens tidak melihat hal tersebut.

Selain itu dengan presenter view akan membuat Anda tidak perlu bolak-balik badan untuk melihat slide presentasi Anda.

Dengan demikian penampilan Anda akan lebih baik dan lebih percaya diri.

Bagaimana cara mengaktifkan fitur presenter view?

Sudah saya jelaskan dalam video yang sudah bisa Anda download di member area bersama puluhan video tutorial lainnya saat Anda beli Great presentation Design Pack.

Tapi ingat jika Anda mengaktifkan fitur presenter view ini pastikan saat Anda presentasi Anda bisa meletakkan leptop yang Anda gunakan di depan atau disamping depan diri Anda. Ini supaya ketika Anda butuh melihat catatan atau melihat alur dari slide Anda, dengan mudah Anda bisa melihatnya.

3. Kontrol jalannya slide Anda dengan remote presenter

Saya harap Anda sudah punya yang namanya remote presenter.

Karena ini alat yang sangat fital untuk mengontrol jalannya presentasi.

Saya pribadi, selalu menggunakan alat ini, karena benar-benar ngebantu banget saat saya presentasi.

Mau dari mana pun saya berdiri saya bisa memindah slide tanpa harus mendekati meja tempat dimana leptop saya letakkan.

Kan bisa minta bantuan teman pak?

Memang bisa sih, cuma agak mengkhawatirkan.

Karena yang sering terjadi presenter ngomong ini, eh malah slide yang tampil beda.

Pokoknya gak rekomended banget lah.

Kalau bisa jangan gunakan pihak ketiga, mending pakai remote saja.

Saran saya kalau Anda belum punya investasikan sedikit uang untuk membelinya.

4. Hindari terlalu sering melihat ke layar

Saya tidak sekali dua kali ya, melihat presenter yang sebenarnya sudah menggunakan slide bagus. Teksnya ringkas dengan gambar yang juga menarik perhatian. Tapi masih ada saja lo yang saat bicara malah melihat gambar pada slide mereka.

Dan kalau Anda pernah melihat yang demikian atau malah Anda sendiri juga masih melakukannya, maka masalahnya hanya satu. Itu dikarenakan kebiasaan yang sering dilakukan sebelumnya.

Atau kalau boleh saya pertegas, karena dulu mungkin sering menggunakan slide yang penuh teks dan sering presentasi dengan membaca akhirnya setelah mengunakan slide yang sudah baik pun kebiasaan tersebut masih terbawa.

Karena itulah saran saya, cobalah sering-sering berlatih. Kemudian saat tampil selalu sadari apa saja yang Anda lakukan. Dengan demikian Anda akan bisa meminimalisir melihat tampilan layar.

Apakah itu berarti tidak boleh sama sekali melihat layar?

Tentu saja boleh, kalau misalnya Anda ingin menunjukkan sesuatu pada slide Anda, yang memang perlu Anda perlihatkan Anda memang harus menghadap pada layar.

Hanya saja kalau sudah ya harus segera kembali ke audiens Anda.

Dan kalau tidak sedang ingin menunjukkan sesuatu pada layar, lihat layar Anda sekilas saja.

Kemudian segera langsung arahkan pandangan ke audiens Anda.

5. Optimalkan penggunaan tombol B pada remote atau leptop Anda

Ini yang terakhir, sebuah teknik yang sangat mudah namun tidak banyak presenter yang mengoptimalkannya yaitu tombol B.

Memang ada apa sih dengan tombol B?

Jadi begini dalam presentasi terkadang kita itu perlu mematikan layar, di saat kita ingin audiens fokus dengan apa yang akan kita sampaikan.

Atau misalnya saat kita ingin berpindah tempat sedangkan proyektor di tempatkan terlalu rendah sehingga saat kita melewati cahaya proyektor bayangan kita akan muncul di layar.

Dalam situasi yang semacam mematikan layar juga merupakan cara yang bijak.

Nah itulah fungsi tombol B, yaitu untuk mematikan layar Anda.

Percayalah meski ini sepele namun jika bisa Anda optimalkan presentasi powerpoint yang akan Anda bawakan akan terlihat berkelas.

Baik, itulah tadi 5tips membawakan presentasi powerpoint untuk hasil yang lebih baik.

Saya ulangi 5 tips tersebut adalah:

Cek peralatan

Aktifkan fitur presenter view

Gunakan remote presenter

Hindari terlalu sering melihat ke layar

Optimalkan penggunaan tombol B untuk mematikan layar

Silakan Anda terapkan untuk presentasi powerpoint Anda berikutnya.

Peranan Pelabuhan Dalam Pertumbuhan Ekonomi

Pelabuhan, yang dalam hal ini adalah pelabuhan umum yang dikomersilkan, memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Ada beberapa alasan mengapa pelabuhan berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara, yaitu:

  1. Pelabuhan sebagai mesin ekonomi menciptakan multiplier effect yang sangat besar bagi ekonomi di daerah dimana pelabuhan tersebut berada. Multiplier effect berarti bahwa kegiatan di pelabuhan akan menciptakan kegiatan-kegiatan ekonomi baru yang berkaitan (linkage) dengannya, baik backward linkage maupun forward linkage. Semakin besar pelabuhan, maka multiplier effect (efek pengganda) yang diciptakanakan semakin besar.
  1. Pelabuhan sebagai pintu gerbang negara (nation gate) dapat dikatakan sebagai tempat dimana kegiatan ekonomi global dimulai. Kegiatan ekonomi global berarti ada transaksi yang terjadi di pelabuhan, dan transaksi tersebut tidak lagi bersifat lokal namun sudah antar negara. Semakin besar suatu pelabuhan, maka jumlah transaksi yang tercipta akan semakin besar.
  1. Pelabuhan sebagai suatu perusahaan/industri tersendiri (port as a corporation) merupakan sumber devisa negara bernilai tambah sangat tinggi. Pelabuhan memiliki nilai tambah yang tinggi karena ia merupakan suatu industri sektor tersier dimana ia memberikan pelayanan jasa kepada para penggunanya baik lokal maupun internasional. Pelayanan jasa yang diberikan akan memberikan income kepada negara. Semakin besar suatu pelabuhan maka income yang diperoleh akan semakin besar.

Oleh karena ketiga alasan tersebut, maka suatu negara akan berusaha untuk mengembangkan pelabuhan yang dimilikinya menjadi semakin besar. Besar pelabuhan yang dimaksud tidaklah hanya mengartikan tentang luas pelabuhan secara geografis saja, melainkan juga mengenai volume aktifitas pelabuhan tersebut. Volume aktifitas pelabuhan dapat dilihat dari jumlah kapal yang singgah, ukuran kapal, jumlah muatan, serta nilai muatan. Dan untuk memperbesar volume aktifitas pelabuhan, maka pelabuhan harus dapat bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan lain sehingga kapal-kapal berminat untuk singgah dan melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan tersebut.

Dari sisi suatu industri, dimana pelabuhan dikatakan sebagai suatu industri tersendiri (port as a corporation), maka seperti layaknya perusahaan lain, agar dapat bersaing dengan kompetitornya ia harus mempertahankan dan meningkatkan performance yang dimilikinya. Performance suatu pelabuhan dapat dianalogikan sebagai keunggulan suatu produk jika dalam suatu perusahaan. Sama halnya seperti perusahaan yang menawarkan keunggulan suatu produk, maka pelabuhan pun menawarkan performance yang dimilikinya kepada calon konsumen. Harapannya adalah bahwa performance atau keunggulan yang dimilikinya dapat membuat konsumen setia untuk menggunakan jasanya.

Menurut Rasha Fouad (2016), performance suatu pelabuhan adalah menyangkut efektifitas, efisiensi, dan kepuasan partisipan/penggunanya. Efektifitas berarti ketepatan dalam pencapaian tujuan, sedangkan efisiensi menyangkut hubungan antara manfaat yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan. Jika suatu pelabuhan tidak efisien maka biaya bongkar muat akan tinggi, dan hal ini akan berdampak kepada harga barang-barang baik impor maupun ekspor menjadi tinggi. Inefisiensi pada pelabuhan disebabkan oleh pemanfaatan sumberdaya yang tidak maksimal, penurunan produktifitas, dan waktu tunggu kapal yang lama. Kepuasan partisipan/kepuasan pelanggan merupakan ukuran yang  mungkin dapat dilihat dari jumlah keluhan yang disampaikan oleh pengguna terkait dengan pemanfaatan berbagai fasilitas yang ada di pelabuhan. Dalam istilah bisnis, kepuasan pelanggan yang menunjukkan performa terbaik adalah dengan tidak adanya keluhan sama sekali atau “zero complaint”.