Branding Untuk Para Politikus

Personal branding adalah suatu kebutuhan yang mendasar dan manusiawi untuk berinteraksi, berafiliasi, dan menonjolkan prestasi. Personal branding bertujuan untuk menampilkan kepribadian seseorang sebagai bentuk manifestasi dari pembentukan karakter dirinya selama hidupnya. Personal branding sangat berbeda dengan product branding. Jika product branding dilahirkan dari para pakar marketing, maka personal branding dibangun dari kepribadian yang positif.

Untuk meraih konstituen yang banyak, seorang politisi harus memiliki personal branding yang baik. Branding merupakan upaya tepadu yang ditujukan untuk membentuk atau memperkuat pemahaman target audience terhadap karakter atau factor keunggulan seseorang. Ini semua  dirangkum dalam berbagai macam bentuk seperti personal website. Seorang politikus harus memiliki suatu personal website yang merepresentasikan dirinya.

Personal branding untuk seorang politisi mungkin agak berbeda dengan personal branding orang pada umumnya. Personal branding seorang politikus juga bertujuan untuk memperjelas positioning mereka. Positioning adalah bagian dari marketing strategy. Pencitraan dirinya yang dimanifestasikan dalam sebuah website mungkin akan dirancang oleh suatu tim yang terdiri dari berbagai macam pakar seperti pakar marketing, pakar komunikasi, pakar psikologi, dan tentu saja pakar internet. Tim ini yang akan merangkum kepribadian seorang politikus dan dihubungkan dengan misi dan visinya. Tujuannya tidak lain adalah untuk meraih pendukung sebanyak-banyaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *