cara meningkatkan penjualan toko dengan suggestive selling

Penjualan adalah suatu transaksi untuk memperoleh pendapatan dimana barang atau jasa dikirim ke seorang pelanggan untuk memperoleh imbalan dalam bentuk uang. Produk adalah suatu barang yang diproduksi dan diperjualbelikan baik berwujud maupun tidak berwujud. Secara harfiah, suggestive selling berarti saran penjualan. Ini berarti bahwa sumber daya manusia yang ada di toko dalam hal ini disebut penjual, menawarkan produk-produk yang dimilikinya kepada konsumen agar bersedia membeli produk-produk yang ditawarkan tersebut. Berikut adalah cara meningkatkan penjualan toko dengan suggestive selling.

  1. Menawarkan produk yang lebih mahal

Ini berarti bahwa karyawan toko menawarkan suatu produk yang lebih mahal dari produk yang diminati pelanggan. Menawarkan produk yang lebih mahal dilakukan dengan harapan pembeli tertarik untuk membeli produk tersebut, sehingga jumlah penjualan menjadi meningkat. Biasanya bentuk ini dilakukan ketika toko memiliki dua produk dengan judul yang sama, misalnya suatu toko penjual film memiliki film berjudul “Taxi” dalam bentuk DVD Rp79.000 dan Blu-ray seharga Rp. 499.000. Suggestive selling dengan cara menawarkan produk yang lebih mahal berarti maka karyawan toko akan menawarkan kepada pelanggan untuk membeli Blu-ray.

2. Menawarkan produk yang sejenis

Pada bentuk ini, karyawan toko menawarkan alternatif produk lain dari produk yang diminati pelanggan. Menawarkan produk yang sejenis biasanya dilakukan pada saat toko tidak memiliki stok yang diinginkan pelanggan. Ketika stok barang yang diinginkan pelanggan tidak ada, maka untuk menghindari pelanggan tidak melakukan transaksi maka karyawan toko menawarkan produk alternatif yang sejenis dengan keinginan pembeli. Pada suggestive selling bentuk ini, para karyawan toko harus memiliki pengetahuan produk yang sangat mendalam dan kemampuan berbicara yang handal. Contoh : Pada toko penjual musik, seorang pembeli berencana untuk membeli CD artis “Kenny G”, sayangnya stok yang diinginkan tersebut tidak tersedia di toko, maka karyawan toko menawarkan CD yang sejenis dengan jenis musik yang diminati oleh pembeli tersebut, misalnya menawarkan CD “Richard Clayderman”. Diketahui bahwa Kenny G dan Richard Clayderman adalah sama-sama sebagai pemusik instrumentalia.

3. Menawarkan produk baru

Menawarkan produk baru berarti bahwa karyawan toko menawarkan produk-produk terbaru yang dimilikinya kepada pembeli, sehingga diharapkan selain membeli produk yang diminati, si pembeli juga membeli produk baru yang ditawarkan tersebut. Menawarkan produk baru dilakukan setiap waktu dimulai dari kedatangan produk-produk baru tersebut. Bentuk ini lebih efektif dilakukan ketika produk yang ditawarkan sejenis dengan produk yang diminati pelanggan.

4. Menawarkan produk-produk promosi

Pada suggestive selling bentuk ini, karyawan toko memberi informasi dan menawarkan produk-produk yang sedang promosi di tokonya, walaupun tidak sejenis dengan produk yang dicari pelanggan. Dengan adanya informasi ini diharapkan pelanggan berminat untuk membeli produk promosi saat itu juga.

5. Menawarkan produk pelengkap

Pada bentuk ini karyawan toko memberikan informasi dan menawarkan kepada pelanggan mengenai produk-produk yang menunjang produk yang dibeli pelanggan. Contoh : Seorang pengunjung membeli CD Karaoke, maka karyawan toko menawarkan alat karaoke atau headphone yang berkualitas untuk menunjang produk yang dibeli tersebut.

Pada kenyataannya, betuk suggestive selling yang dilakukan oleh karyawan toko merupakan kombinasi dari semua bentuk suggestive selling yang ada, yaitu menawarkan produk yang lebih mahal, sejenis, dan terbaru. Pramuniaga memberikan suggestive selling kepada para pengunjung toko atau pelanggan pada saat mereka berada di arena display, sedangkan kasir melakukan suggestive selling pada saat pelanggan akan melakukan transaksi. Cara yang dilakukan oleh para kayawan toko ini menyebabkan penjualan menjadi efektif, untuk memaksimalkan pencapaian target penjualan.

Agar suggestive selling lebih efektif, maka dilakukan suatu strategi untuk mendukung teknik suggestive selling tersebut, misalnya adalah dengan membuat window display yang menarik, pemberian hadiah dalam jumlah tertentu, atau demo produk yang ditawarkan.

Mengetahui cara meningkatkan penjualan toko dengan Suggestive selling dengan baik dan benar dikombinasikan dengan product knowledge karyawan toko yang baik, prinsip menjual, customer service yang baik, serta sikap mental dan kepercayaan diri yang tinggi akan semakin meningkatkan bisnis toko anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *