Category Archives: bisnis

Hal-hal Menarik Yang Dapat Mempengaruhi Proses Komunikasi

Hal-hal menarik yang dapat mempengaruhi proses komunikasi selain teknik dan gaya berbicara adalah cara berpakaian, pandangan mata, raut muka, sikap, suara, dan tulisan.
1. Pakaian
Cara berpakaian yang baik, sederhana, serasi, rapi, bersih akan menambah serta menunjukkan :
1. Percaya Diri
2. Harga diri
3. Kepribadian seseorang
mengenakan pakaian bukan berarti benar atau slaah dalam mengenakan pakaian, akan tetapi adalah tentang kepantasan berpakaian. Pakaian yang pantas adalah kebutuhan hidup. Warna pakaian juga berpengaruh pada penampilan, misalnya warna pakaian yang agak terang akan memberikan dampak visual dan penampilan, serta kredibilitas yang lebih kuat. Warna pakaian hitam dapat mengkomunikasikan bahwa yang bersangkutan sedang berduka cita, atau akan menghadiri suatu pesta yang anggun.
2. Pandangan mata
Pandangan mata perlu diperhatikan dalam proses berkomunikasi, apalagi dalam komunikasi bisnis. Sebab selain menunjukkan kepribadian dan tata krama, juga pandangan mata dapat menunjukkan wibawa. Seorang pembicara jangan menundukkan kepala ketika berbicara sebab akan dianggap tidak sopan dan menunjukkan seolah-olah tidak menguasai permasalahan.
3. Raut muka
Raut muka hendaknya mengikuti isi pembicaraan. Rasa heran, gembira, kagum, terkejut atau sedih tidak hanya diungkapkan dengan kata-kata akan tetapi juga dapat ditunjukkan dengan raut muka.
4. Sikap badan
Sikap badan dapat ditunjukkan dengan sikap duduk dan berdiri. Sikap dudukdan berdiri harus sopan dan tegap. Sikap badan yang loyo akan mengkomunikasikanbahwa orang tersebut adalah tidak kredibel dantidak profesional.

5. Suara
Setiap orang memiliki suara yang berbeda-beda. Suara pada dasarnya adalah pembawaan seseorang. Agar suara memiliki kesan positif, hendaknya diucapkan dengan jelas, tidak monoton, bersemangat, dapat didengar, dan berekspresi.
6. Tulisan
Tulisan tidak lain dari lambang-lambang berbentuk huruf, angka, atau gambar sebagai sarana untuk menjelaskan apa yang dibicarakan. Menggunakan tulisan-tulisan sambil berbicara dengan penuh ekspresi akan membuat omunikasi menjadi lebih hidup dan lebih dapat diterima oleh para pendengar.
Itulah hal-hal yang menarik yang bisa diperhatikan pada pembicara pada saat sedang melakukan komunikasi publik. Bagi pembicara yang sudah berpengalaman, keenam hal ini akan keluar dengan sendirinya, alias bahwa ekspresi-ekspresi ini akan secara spontan keluar ketika mereka berbicara. Bagi orang-orang yang masih belajar berbicara di depan publik, memang perlu latihan yang lebih banyak agar keenam hal ini dapat sinergi digunakan.

Referensi Belajar Bisnis Dan Komunikasi

Begitu banyak blog yang membahas mengenai bisnis. Namun tidakkah kita ingat bahwa bisnis itu sangat luas, bisnis itu bisa meliputi marketing, retail, branding, bahkan hingga komunikasi bisnis. Mempelajari bisnis itu sagat menyenangkan dan menantang, namun jika tidak berfokus maka ilmu yang kita peroleh tidak akan terserap secara maksimal. Sebaiknya adalah kita memfokuskan diri pada salah satu tema saja, jika memang menginginkan mempelajari banyak tema bisnis, sebaiknya kita memiliki referensi pada beberapa blog-blog yang membahas tema bisnis tertentu.
Berikut ini adalah beberapa blog bisnis yang berfokus pada tema-tema bisnis tertentu. Memang bahasanya bukan Bahasa Indonesia, tapi tentunya kita juga paham soal Bahasa Inggris bukan? Jadikan blog ini sebagai referensi anda untuk mempelajari bisnis secara terfokus.
1. www.frynki.com (komunikasi)
3. www.reachschools.org (retail, customer service, dan leadership)
4. www.jugglingart.org (marketing)
Itu adalah referensi blog yang saya gunakan untuk mempelajari ilmu bisnis. Memang gak banyak sih, tapi setidaknya itu cukup untuk bekal melakukan bisnis. Lagi pula jika terlalu banyak malah jadi tidak fokus bukan? Semoga bermanfaat.

Komunikasi dan Pramuniaga

Kesetiaan pelanggan untuk berbelanja di toko anda bukan hanya ditentukan oleh kelengkapan barang jualan anda, atau bagusnya display yang anda pamerkan. Kesetiaan pelanggan juga ditentukan oleh performa, perilaku,dan kemampuan komunikasi para pramuniaga toko anda. Bahkan di beberapa kasus, dan ini sudah menjadi trend, toko akan semakin berkembang karena kinerja para pramuniaganya.
Jika anda adalah seorang penjual, atau yang berkepentingan untuk memasarkan produknya, keterampilan komunikasi yang efektif sangat penting. Komunkiasi yang efektif dapat membangun hubungan dan mendapatkan kepercayaan, dengan demikian maka urusan bisnis dapat menjadi lebih mudah. Jika anda adalah seorang pegawai toko, atau mungkin pemilik bisnis toko retail, anda tentu tahu arti penting para pelanggan bagi toko anda. Para pelanggan adalah orang yang memberikan uang untuk anda, dan anda tidak ingin mereka lepas dari genggaman anda bukan? Anda berharap bahwa pelanggan anda akan setia untuk berbelanja di toko anda.
Komunikasi yang ditunjukan oleh para pramuniaga ini dapat menentukan ikatan emosional para pelanggan dengan mereka. Jika mereka memiliki kemampuan komunikasi yang baik, empati, memahami produk yang ditawarkannya, ramah, dan gesit, maka para pelanggan akan terkesan, dan hati mereka akan luluh untuk bersedia membeli di toko anda seterusnya. Kenapa demikian, karena para pelanggan ini merasa tersanjung, merasa dihormati dan dihargai. Suatu sifat yang selalu dimiliki oleh manusia bukan? Selalu merasa ingin disanjung, dihargai, dan dihormati.
Oleh karena itu, sudah seharusnya para pemilik toko untuk memberikan pengetahuan tentang pelayanan kepada para pramuniaganya. Bukan hanya pelajaran pelayanan saja, akan tetapi juga pelajaran mengenai komunikasi. Karena komunikasi akan memberikan gambaran mengenai bagaimana mereka pada akhirnya akan melayani pelanggan. Sebaliknya, para karyawan jika ingin meraih kesuksesan dan meningkatkan karir mereka di bidang penjualan, harus mendalami pelajaran komunikasi disamping pelajaran bisnis tentunya. Kemampuan berbicara di depan umum, dapat menjadi modal para karyawan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Hingga pada akhirnya akan mencapai keberhasilan ketika komunikasi mereka dengan pelanggan dapat menambah bonus penjualan untuk dirinya sendiri.

Membangun Ikatan Emosional Dengan Pelanggan

Pemasaran ritel telah menjadi salah satu tren utama yang muncul dalam siklus perkembangan bisnis secara keseluruhan. Pasar ritel adalah sebuah platform dasar untuk mempertemukan konsumen dengan barang kebutuhannya untuk pertama kalinya. Suatu pasar ritel memerlukan penjaga toko yang memiliki keahlian dan keterampilan yang baik sebab tujuan utama penjaga toko adalah untuk memuaskan konsumen dengan memberikan pelayanan prima agar mereka kembali.
Strategi pemasaran ritel telah menjadi salah satu elemen dasar dari strategi pemasaran yang mencakup banyak perencanaan dan pelaksanaan yang tepat. Sekarang mari kita fokus pada sifat dasar ritel.
Pertama di ritel, pemasar perlu untuk fokus terutama pada kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Pemasaran ritel bahkan berfokus pada memuaskan pelanggan, dan mempertahankan margin keuntungan yang layak bagi pemilik barang. Kebutuhan pelanggan merupakan faktor kunci dasar ritel. Pemasaran ritel terdiri dari 5 pilar dasar, pertama adalah menghemat waktu berharga dari pelanggan. Kedua adalah menetapkan harga jual yang tepat, ketiga adalah menciptakan hubungan emosi yang tepat dengan pelanggan, pilar keempat adalah membayar rasa hormat yang tepat untuk pelanggan dan terakhir memecahkan masalah pelanggan.
Menciptakan loyalitas pelanggan adalah fungsi dasar dari ritel, setelah Anda menciptakan loyalitas pelanggan terhadap merek Anda maka akan lebih mudah bagi Anda untuk tinggal di pasar untuk jangka waktu yang lebih lama. Menciptakan loyalitas pelanggan bukan merupakan tugas yang sangat mudah, karena membutuhkan waktu yang lama untuk membangun merek yang memberikan loyalitas pelanggan.
Anda hanya dapat menciptakan loyalitas pelanggan jika Anda memiliki rencana pemasaran ritel, beberapa rencana pemasaran tersebut adalah kegiatan penjualan promosi seperti hadiah, kartu loyalitas, dan diskon khusus.
Program hadiah termasuk hadiah khusus pada pembelian barang massal dan kartu loyalitas kartu yang memberikan privilege khusus kepada pelanggan. Kegiatan semacam ini tidak hanya meningkatkan target penjualan akan tetapi juga meningkatkan loyalitas pelanggan kepada toko kita.
Dengan begitu banyak promosi yang dibuat oleh strategi pemasaran ritel, sekarang adalah mungkin untuk menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan. Dengan ikatan emosional ini,maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk menangkap pasar yang besar. Jadi, ini adalah semacam strategi pemasaran yang tidak hanya meningkatkan target penjualan dan laba, akan tetapi pada saat yang sama juga dapat meningkatkan loyalitas merek. Loyalitas pelanggan terhadap suatu merk yang dimiliki akan menjamin penjualan dan laba perusahaan di masa yang akan datang.
Klik disini untuk versi Bahasa Inggris

Membuka Toko Pertama Kali

Bisnis ritel adalah bisnis yang menjual semua jenis barang dagangan yang tidak terbatas pada barang berharga murah, akan tetapi juga barang-barang berharga mahal. Produk yang dijual bisa pakaian hingga mobil. Setiap toko yang berlokasi tetap dan menjual setiap hari barang-barang untuk konsumsi langsung pelanggannya dapat dianggap sebagai toko ritel. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk mendirikan sebuah toko retail yang berhasil adalah :
1. Lokasi
Lokasi adalah unsur penting untuk hampir semua outlet ritel. Sebuah toko membutuhkan lalu lintas yang baik setiap hari. Mencari tempat yang strategis dan memiliki traffic yang bagus adalah langkah awal untuk mengenalkan toko kepada calon pelanggan.
2. Produk dagangan
Setelah memiliki tempat yang strategis, hal kedua yang harus diperhatikan adalah produk yang akan dijual. Perhitungkan harga jual agar dapat terjangkau dan sesuai dengan target market wilayah tersebut. Yang paling penting adalah harus memahami dan mengetahui akan produk yang akan dijual. Variasi harga dan kebijakan diskon pada event-event tertentu akan menarik pelanggan untuk banyak berkunjung ke toko anda. Tingkat persediaan barang perlu dipantau setiap saat agar tidak terjadi kekosongan barang yang bisa menghilangkan penjualan.
3. Karyawan
Karyawan adalah barisan terdepan dan merupakan duta toko tersebut. Pelanggan menginginkan karyawan yang terlatih dengan baik dan bermanfaat untuk membantu kebutuhannya. Mereka ingin berhubungan dengan karyawan toko yang tahu di mana barang yang dibutuhkannya dan dapat menjawab pertanyaan dan keluhan-keluhan yang dimilikinya. Seorang karyawan toko harus memahami tentang konsep pelayanan yang baik, serta mengerti akan produk dagangan yang berada di tokonya. Jika suatu toko memiliki karyawan yang ramah dan dapat melayani pelanggannya dengan sepenuh hati, maka dapat dipastikan bahwa toko tersebut akan berkembang.
4. Produk display
Seni menampilkan barang dagangan dengan cara yang menarik adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang pemilik toko ritel. Jika suatu produk tidak dilihat atau ditampilkan dengan benar, maka produk tersebut tidak akan terjual secara maksimal. Barang-barang jualan harus selalu terlihat segar dan mudah dilihat setiap saat. Produk-produk yang penting harus ditempatkan di tempat yang strategis agar dapat meningkatkan impulse buying customer. Jika produk yang dijual beragam, maka penyusunan produk sesuai dengan kegunaan akan mempermudah pelanggan untuk mencarinya.
5. POS System
Suatu toko retail modern harus memiliki POS System yang bukan hanya mendukung kelancaran transaksi penjualan, akan tetapi juga mendukung dalam pengumpulan informasi mengenai produk yang fast moving, slow moving, hingga dead stok. POS System akan lebih maksimal jika dapat menyediakan system promosi, memberikan informasi mengenai data pelanggan, dan informasi stok terkini. POS System sangat mempermudah pemilik toko untuk mengelola tokonya dengan baik.
Klik disini untuk versi Bahasa inggris.