Category Archives: operasional toko

Menjaga Kualitas Produk Adalah Tindakan Berhemat Yang Cermat

Saat mengawali bisnis membuka toko, selain memperhitungkan pelayanan, display, dan strategi penjualan, hal yang harus juga dipikirkan adalah menjaga kualitas produk. Karena apapun bisnis ataupun usaha yang dijalankan, sangatlah penting untuk memikirkan dan menjaga kualitas produk yang akan dijual.

Bisnis yang kita jalankan, atau toko yang kita buka  jangan sampai menodai kepercayaan konsumen dengan keberadaan kualitas produk yang menurun. Pembeli itu adalah sumber kelangsungan usaha anda, maka ketika mereka mengetahui atau mendapatkan toko kita menjual produk berkualitas rendah, bisa saja mereka berpaling  ke lain hati untuk membeli produk yang sama di toko lain.

Menurunnya kualitas produk yang dijual ditoko bisa terjadi  karena dua  hal:

1. Produk yang dijual memang berkualitas buruk

2. Produk yang dijual menurun kualitasnya karena factor umur produk

3. Produk yang dijual menurun kualitasnya karena tidak terawat dan terpelihara dengan baik

Untuk bisa menjaga kualitas produk, sudah pasti memerlukan komitmen dan ketegasan yang kuat. Menjaga kualitas itu penting karena: pertama bisa menekan biayadan kedua tentu bisa mencegah timbulnya kekecewaan konsumen karena produk rusak. Harus diingat bahwa konsumen adalah “asset”. Semakin banyak “asset” yang loyal, maka toko akan memperoleh income yang berkelanjutan dan tentu saja semakin meningkat.

Desain Interior Toko Dan Pengaruhnya Untuk Meraih Pelanggan

Seperti yang kita semua tahu, ada banyak pendekatan yang berbeda ketika merancang tata letak interior toko Anda. baik pada saat pertama kali membuka toko, atau pada desain interior secara reguler. Namun, ada juga cara-cara yang dilakukan oleh para pemilik toko untuk mempekerjakan seseorang dalam mendesain toko yang dimiliki. Di jaman sekarang, merancang interior toko sangatlah jauh berbeda dengan merancang di jaman dulu, dengan semua teknologi digital yang ada, desain interior toko dapat lebih mudah dikreasikan, dan lebih cepat diciptakan.

Ketika merancang interior toko Anda, maka Anda harus berpikir tentang hal-hal kunci. Anda ingin menceritakan sebuah kisah tentang merek Anda, menciptakan pengalaman luar biasa bagi pelanggan Anda. Anda ingin menampilkan jendela yang menangkap mata calon pelanggan dan menarik mereka untuk masuk ke dalam toko anda, dan Anda ingin menggunakan tanda-tanda untuk membuat hal-hal yang jelas di sekitar toko Anda. Anda ingin rinci. Anda ingin mereka membawa lebih banyak produk dan menuju kasir.

Hal yang paling penting untuk diketahui adalah bahwa dari saat pertama seseorang masuk ke toko Anda, untuk waktu mereka memutuskan untuk membeli sesuatu (atau tidak membeli sesuatu), desain interior yang cerdas di dalam toko akan membuat perbedaan besar apakah Anda membuat penjualan dengan pelanggan atau tidak.

 Zona Dekompresi

Zona dekompresi adalah hal pertama dirasakan pelanggan ketika mereka memasuki toko Anda. Biasanya terdiri dari pertama lima sampai lima belas langkah di dalam ruangan toko anda. Jelas meskipun, itu tergantung pada seberapa besar toko Anda. Ini juga merupakan ruang di mana pelanggan Anda membuat transisi dari berada di dunia luar ke pengalaman pertama mereka di toko Anda. Mereka juga menggunakan zona ini untuk membuat penilaian dari toko Anda. Misalnya, bagaimana murah atau mahal toko Anda, bagaimana terkoordinasi dengan baik pencahayaan Anda, perlengkapan, atau menampilkan warna yang menarik. Sebagai pelanggan dalam modus transisi, mereka lebih mungkin untuk tidak mengindahkan produk, signage atau gerobak yang Anda tempatkan.

 Bergerak Ke Kanan

Itu adalah fakta yang dikenal di komunitas ritel dimana 90 persen dari pelanggan, ketika memasuki toko, akan belok kanan tanpa sadar. Dinding pertama yang pelanggan Anda akan lihat disebut sebagai “kekuatan dinding”, dan bertindak sebagai dampak-tinggi kesan pertama barang dagangan Anda, jadi pastikan Anda memberikan perhatian ekstra dan memutuskan dengan hati-hati apa yang Anda pilih untuk menampilkan di dinding tersebut, dan bagaimana Anda menampilkannya.

Anda ingin menarik perhatian pelanggan Anda dan membuat mereka tertarik dengan produk yang Anda tampilkan, apakah itu item baru, barang musiman, item dengan keuntungan yang tinggi atau item “best seller”, atau apakah Anda akan memutuskan untuk membuat suatu cerita dari produk Anda atau sekedar membuat sketsa dekoratif. Itu adalah pilihan Anda, dan itu adalah bagian dari strategi Anda untuk menarik pelanggan.

Petunjuk Jalan

Ini adalah ide yang baik untuk memudahkan pelanggan Anda berjalan-jalan di dalam toko, meskipun ini akan sangat bervariasi tergantung pada ukuran dan tata letak toko Anda. Anda harus tahu bahwa pelanggan Anda cenderung ingin berbelok ke kanan. Untuk itulah penunjuk jalan berfungsi untuk “memaksa” mereka sehingga mereka melakukan apa yang Anda inginkan, yaitu melanjutkan berjalan melalui sisa toko Anda. Ini akan mendapatkan eksposur yang maksimal dari semua produk Anda. Ini tidak hanya meningkatkan kemungkinan pelanggan membeli produk Anda tetapi juga bisa menjadi cara yang baik untuk mengontrol arus lalu lintas melalui toko Anda.

Setiap toko memiliki cara yang berbeda untuk melakukan hal ini. Beberapa toko akan menggunakan jalur melingkar, mengambil pelanggan dari kanan, ke belakang toko dan kemudian kembali putaran ke depan. Beberapa akan membuat lebih mudah hanya dengan menutup jalan dengan tampilan yang berbeda atau tekstur di lantai sehingga pelanggan cenderung mengikuti.

Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa Anda ingin jalan Anda juga dapat dimaksimalkan untuk memperoleh penjualan, yang berarti Anda perlu eye-catching dan menarik perhatian mereka dengan cara memasang display pada akhir gang, atau mungkin di sela-sela escalator.

Pelan – Pelan!

Pos-pos Merchandise adalah cara efektif untuk menghambat pelanggan agar berjalan tidak terlalu cepat melalewati area toko. Pos merchandise ini adalah perlengkapan display khusus yang menampilkan produk yang mungkin tidak direncanakan untuk dibeli, namun melengkapi produk yang dipamerkan.

Ketika Anda membuat hambatan untuk memperlambat pelanggan Anda, Anda akan perlu untuk mengubah posisi mereka setiap minggu atau cukup secara teratur untuk menjaga pelanggan Anda bereaksi dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan saat pertama kali mereka melihatnya.

Apakah Mereka nyaman?

Pelanggan yang khas, terutama perempuan, akan menghindari mencoba untuk mengambil produk di bagian belakang. Hal ini berlaku bahkan jika pelanggan tersebut benar-benar tertarik pada produk (best seller). Cara terbaik untuk menghindari masalah ini adalah untuk memastikan bahwa produk selalu tersedia setiap saat, dan lorong Anda memiliki ruang yang agak luas untuk menyediakan stok barang yang lebih banyak.

Anda juga dapat membuat toko Anda lebih nyaman dengan memiliki beberapa kursi dan bangku yang nyaman; hal ini juga akan mempengaruhi pelanggan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di toko Anda. Jika pengunjung toko anda adalah seseorang yang tidak tertarik melakukan pembelian atau jika mereka memiliki anak-anak, atau hanya sekedar mengantar pasangannya untuk berbelanja,  kursi yang nyaman akan berguna dan membuat pelanggan Anda merasa lebih santai. Ini juga akan menjadi lebih baik jika Anda memasang kursi tersebut menghadap Point Of Purchase yang Anda sediakan,  sehingga pelanggan dapat menelusuri sambil duduk. Anda tidak pernah tahu … Mereka mungkin melihat sesuatu yang mereka sukai dan ingin membeli.

Waktu Untuk Checkout

Aturan yang baik untuk menempatkan counter kasir dan POS Anda adalah bahwa kasir harus ditempatkan pada titik belanja alami atau di jalur yang telah Anda buat.

Jika pelanggan secara alami berbelok ke kanan ketika mereka masuk, dan Anda sudah berhasil mendapatkan mereka untuk pergi melalui jalur yang anda buat, Anda akan menyadari bahwa sisi kiri toko, di depan, adalah lokasi yang ideal untuk kasir Anda . Meskipun, keputusan ini tergantung pada ukuran dan tata letak toko, yang berarti Anda harus mempertimbangkan segala sesuatu sebelum memutuskan di mana titik paling alami untuk menempatkan POS.

Perlu juga diingat bahwa jika Anda tidak memiliki staf toko, maka akan menjadi penting untuk mengawasi dan melihat segala sesuatu dari posisi anda berada sambil memegang POS.

 Berikut adalah tips lain yang perlu diingat ketika merancang kasir Anda:

– Memiliki counter cukup besar untuk pelanggan Anda menyimpan tas dan / atau barang-barang pribadi

– Buat tampilan yang menarik di dinding belakang

– Melakukan “impulse buying” di menit-menit terakhir pembelian oleh stocking item yang pelanggan sukai dan sering digunakan.

– Bersikap sopan dalam berkomunikasi dengan pelanggan anda! Mengajukan pertanyaan seperti “Apakah Anda dapat menemukan segala sesuatu yang Anda cari?” dan menjelaskan kebijakan Anda atau pertukaran dan pengembalian dana.

Merancang interior Anda adalah proses yang berkelanjutan. Anda selalu dapat beralih ke atas, tweaking, menambahkan atau menghilangkan hal-hal yang akan membuat pengalaman yang berbeda bagi pelanggan Anda setiap kali mereka berbelanja.

 Secara keseluruhan, interior adalah adalah apa yang ingin anda fokuskan. Anda ingin menguji itu dan akan mengubahnya terus-menerus. Jangan lupa! Amati pelanggan Anda dan lihat apa yang mereka sukai, apa yang mereka hindari dan bagaimana mereka bergerak di sekitar toko. Kemudian gunakan itu dalam desain Anda. Jaga mata dan telinga untuk tetap terbuka, sebab dengan melakukan itu Anda akan yakin untuk menciptakan lingkungan yang terbaik untuk Anda dan pelanggan Anda.

Mobile Banking untuk Business Kecil dan Menengah

Transfer antar bank semakin mudah dan cepat dengan menggunakan mobile banking. Jika beberapa tahun ke belakang atm diklaim sebagai layanan perbankan yang memudahkan nasabahnya dalam bertransaksi perbankan, kini dengan kehadiran internet dan kemajuan teknologi smartphone, para nasabah semakin dipermudah lagi. Kini kemudahan layanan transfer online antar bank dapat dilakukan hanya melalui smartphone milik nasabah. Ingin transfer online ke rekan bisnis atau keluarga, cukup melalui mobile banking di smartphone Anda.
Dengan mobile banking, Anda dapat melakukan transfer online ke banyak bank yang sudah bergabung dalam jaringan pelayanan antar bank. Dana yang ingin ditransfer dapat diterima oleh rekening bank tujuan saat itu juga (real time online).
Ini sangat bagus untuk operasional bisnis, terutama bisnis online. Yang dibutuhkan kini tinggal kepercayaan yang diberikan oleh konsumen kepada pengusaha online. Dan sebaliknya pengusaha online harus mempertahankan kepercayaan pelanggan ini dengan segala upaya. Melalui transaksi mobile banking, bisnis yang skala kecil pun bisa menembus lintas batas suatu negara. Karena itu, fasilitas layanan mobile banking adalah suatu keharusan bagi pelaku bisnis terutama bisnis retail online.

Anda Bisa Memulai Bisnis Handphone Android Dari Sini

Handphone Android adalah gadget teknologi yang sedang popular di dunia saat ini. Begitu banyak merk-merk handphone android yang ditawarkan di pasar,mulai dari yang termahal hingga yang termurah. Pasar Android memang sangat luar biasa, dan hal ini pulalah yang dapat membuat seseorang untuk tertarik ikut membuka toko penjualan android.
Akan tetapi membuka toko penjualan handphone android baik secara online maupun offline tidak semudah membalikkan tangan. Setidaknya anda harus punya channel ke supplier atau grosir handphone android yang dapat memenuhi display toko anda.
Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum membeli produk dagangan anda ke supplier, yaitu:
1. Tentukan target pasar. Toko yang anda bangun itu ditujukan untuk siapa? Kelas premium atau kelas menengah ke bawah? Jika anda memilih target pasar untuk kelas premium berarti anda harus siap mengeluarkan modal besar untuk membeli produk-produk bermerk. Memilih kelas premium berarti anda pun harus menata toko anda sekelas premium dengan desain toko dan pelayanan yang mendukung para pembeli dari kalangan orang kaya. Jika anda memilih untuk kelas menengah ke bawah, mungkin anda tidak terlalu membutuhkan modal besar untuk membeli produk penjualan anda, atau jika anda memiliki modal yang lumayan besar, maka anda dapat membeli produk android murah dengan jumlah yang banyak.
2. Pilih supplier yang dapat memberi keuntungan untuk anda. Keuntungan dari supplier yang dimaksud disini adalah kemudahan pembelian dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, harga yang lebih murah, bisa mendapatkan diskon, atau factor garansi produk yang anda beli.
3. Tentukan jumlah produk yang anda beli. Disini kejelian anda dalam berbisnis diuji. Anda harus dapat menentukan jumlah produk untuk toko anda sehingga dapat mencukupi display toko anda plus sedikit stock di gudang anda. Jangan membeli produk sehingga barang over stock, dan jangan pula membeli produk dengan jumlah sangat sedikit yang membuat display toko anda terlihat kekurangan produk dan tidak memiliki stok.

Pentingnya Point Of Purchase (POP) Pada Bisnis Retail

Ketika kita pergi berbelanja makanan, pakaian atau mobil,kita akan diberikan banyak pilihan, dan pilihannya terlalu banyak. Apakah kita akan memilih merek yang akrab di telinga kita atau kita mengambil tantangan dengan mencoba merk baru?
Dengan begitu banyak pilihan yang dihadapi oleh konsumen, maka mereka akan sangat mudah untuk menjadi kewalahan, dan mereka cenderung menyerah pada proses pengambilan keputusan dengan membeli produk yang sudah dikenal daripada mencoba sesuatu yang baru! Tetapi bahkan jika kita ingin mencoba produk baru, pelanggan bahkan tidak tahu di mana untuk memulai. Terlalu banyak bahan POP dan komunikasi yang dikeluarkan oleh pembuat merek berbicara tentang fitur dari produk mereka dan benar-benar lupa untuk berbicara dengan manfaat – singkat produknya. Manfaat-driven komunikasi adalah cara terbaik untuk berbicara dengan konsumen. Apakah merek lebih efisien? Menyediakan menghemat waktu atau biaya hemat?
Di toko, merchandising dan point-of-sale (POS) merupakan suatu hal yang sangat penting untuk membuat koneksi dengan para pelanggan untuk mendorong impuls penjualan. Untuk menangkap mata konsumen, pemilik merek dan pengecer perlu terus-menerus membuat Point Of Purchase yang inovatif (POP) di dalam toko untuk menarik perhatian. Tanpa menarik perhatian dan komunikasi, banyak konsumen sering mengabaikan produk baru atau spesial dan akibatnya membeli produk yang akrab dan sudah terpercaya.
Pebisnis retail ingin memastikan bahwa merek mereka ada di dalam toko dan tersedia bagi konsumen. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan untuk melakukan hal itu:
Kemasan: Ini adalah POP merek yang paling penting. Ini adalah bagian yang akan terus bekerja di mana pun: di rak, di toko, di dapur, di rumah, di manapun. Ini semua tentang orisinalitas! Suatu merek perlu untuk memiliki suatu karakter, dan kepribadian unikdan lebih penting lagi berbicara tentang manfaatnya.
POP: Menggunakan elemen visual yang unik dan warna yang menjelaskan suatu merek dalam rangka menarik perhatian pelanggan. Menciptakan POP efektif- misal di rak, ponsel, kupon, atau mediadigital merupakan beberapa taktik yang dapat digunakan.
Check Out Displays: Menggunakan Check Out Displays di dalam toko adalah taktik yang efektif untuk membuat merek menonjol. Sementara konsumen menunggu dalam antrean, strategi rak “satu merek” dapat menimblkan efek yang mengagumkan. Dan dipastikan akan meningkatkan impulse buying customers.
Lantai Grafis, Lantai Stand, or Floor display: Biasanya ditempatkan di depan toko. Ini adalah sebuah cara yang efektif dan kreatif untuk mengarahkan konsumen yang ke suatu produk! Menata produk tertentu dengan artistic ditambah dengan gambar graphic yang menarik akan memberikan efek yang signifikan pada penjualan.
POP yang efektif dapat membuat konsumen keluar dari rutinitas mereka, dan ini dapat mempengaruhi perilaku penjualan mereka. Semua pebisnis retail harus yakin untuk melakukan hal ini dengan benar. Betapapun besarnya biaya iklan, jika konsumen tidak menemukan mereka di rak, maka tidak akan terjadi penjualan.

Membangun Ikatan Emosional Dengan Pelanggan

Pemasaran ritel telah menjadi salah satu tren utama yang muncul dalam siklus perkembangan bisnis secara keseluruhan. Pasar ritel adalah sebuah platform dasar untuk mempertemukan konsumen dengan barang kebutuhannya untuk pertama kalinya. Suatu pasar ritel memerlukan penjaga toko yang memiliki keahlian dan keterampilan yang baik sebab tujuan utama penjaga toko adalah untuk memuaskan konsumen dengan memberikan pelayanan prima agar mereka kembali.
Strategi pemasaran ritel telah menjadi salah satu elemen dasar dari strategi pemasaran yang mencakup banyak perencanaan dan pelaksanaan yang tepat. Sekarang mari kita fokus pada sifat dasar ritel.
Pertama di ritel, pemasar perlu untuk fokus terutama pada kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Pemasaran ritel bahkan berfokus pada memuaskan pelanggan, dan mempertahankan margin keuntungan yang layak bagi pemilik barang. Kebutuhan pelanggan merupakan faktor kunci dasar ritel. Pemasaran ritel terdiri dari 5 pilar dasar, pertama adalah menghemat waktu berharga dari pelanggan. Kedua adalah menetapkan harga jual yang tepat, ketiga adalah menciptakan hubungan emosi yang tepat dengan pelanggan, pilar keempat adalah membayar rasa hormat yang tepat untuk pelanggan dan terakhir memecahkan masalah pelanggan.
Menciptakan loyalitas pelanggan adalah fungsi dasar dari ritel, setelah Anda menciptakan loyalitas pelanggan terhadap merek Anda maka akan lebih mudah bagi Anda untuk tinggal di pasar untuk jangka waktu yang lebih lama. Menciptakan loyalitas pelanggan bukan merupakan tugas yang sangat mudah, karena membutuhkan waktu yang lama untuk membangun merek yang memberikan loyalitas pelanggan.
Anda hanya dapat menciptakan loyalitas pelanggan jika Anda memiliki rencana pemasaran ritel, beberapa rencana pemasaran tersebut adalah kegiatan penjualan promosi seperti hadiah, kartu loyalitas, dan diskon khusus.
Program hadiah termasuk hadiah khusus pada pembelian barang massal dan kartu loyalitas kartu yang memberikan privilege khusus kepada pelanggan. Kegiatan semacam ini tidak hanya meningkatkan target penjualan akan tetapi juga meningkatkan loyalitas pelanggan kepada toko kita.
Dengan begitu banyak promosi yang dibuat oleh strategi pemasaran ritel, sekarang adalah mungkin untuk menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan. Dengan ikatan emosional ini,maka akan lebih mudah bagi perusahaan untuk menangkap pasar yang besar. Jadi, ini adalah semacam strategi pemasaran yang tidak hanya meningkatkan target penjualan dan laba, akan tetapi pada saat yang sama juga dapat meningkatkan loyalitas merek. Loyalitas pelanggan terhadap suatu merk yang dimiliki akan menjamin penjualan dan laba perusahaan di masa yang akan datang.
Klik disini untuk versi Bahasa Inggris

Membuka Toko Pertama Kali

Bisnis ritel adalah bisnis yang menjual semua jenis barang dagangan yang tidak terbatas pada barang berharga murah, akan tetapi juga barang-barang berharga mahal. Produk yang dijual bisa pakaian hingga mobil. Setiap toko yang berlokasi tetap dan menjual setiap hari barang-barang untuk konsumsi langsung pelanggannya dapat dianggap sebagai toko ritel. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk mendirikan sebuah toko retail yang berhasil adalah :
1. Lokasi
Lokasi adalah unsur penting untuk hampir semua outlet ritel. Sebuah toko membutuhkan lalu lintas yang baik setiap hari. Mencari tempat yang strategis dan memiliki traffic yang bagus adalah langkah awal untuk mengenalkan toko kepada calon pelanggan.
2. Produk dagangan
Setelah memiliki tempat yang strategis, hal kedua yang harus diperhatikan adalah produk yang akan dijual. Perhitungkan harga jual agar dapat terjangkau dan sesuai dengan target market wilayah tersebut. Yang paling penting adalah harus memahami dan mengetahui akan produk yang akan dijual. Variasi harga dan kebijakan diskon pada event-event tertentu akan menarik pelanggan untuk banyak berkunjung ke toko anda. Tingkat persediaan barang perlu dipantau setiap saat agar tidak terjadi kekosongan barang yang bisa menghilangkan penjualan.
3. Karyawan
Karyawan adalah barisan terdepan dan merupakan duta toko tersebut. Pelanggan menginginkan karyawan yang terlatih dengan baik dan bermanfaat untuk membantu kebutuhannya. Mereka ingin berhubungan dengan karyawan toko yang tahu di mana barang yang dibutuhkannya dan dapat menjawab pertanyaan dan keluhan-keluhan yang dimilikinya. Seorang karyawan toko harus memahami tentang konsep pelayanan yang baik, serta mengerti akan produk dagangan yang berada di tokonya. Jika suatu toko memiliki karyawan yang ramah dan dapat melayani pelanggannya dengan sepenuh hati, maka dapat dipastikan bahwa toko tersebut akan berkembang.
4. Produk display
Seni menampilkan barang dagangan dengan cara yang menarik adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang pemilik toko ritel. Jika suatu produk tidak dilihat atau ditampilkan dengan benar, maka produk tersebut tidak akan terjual secara maksimal. Barang-barang jualan harus selalu terlihat segar dan mudah dilihat setiap saat. Produk-produk yang penting harus ditempatkan di tempat yang strategis agar dapat meningkatkan impulse buying customer. Jika produk yang dijual beragam, maka penyusunan produk sesuai dengan kegunaan akan mempermudah pelanggan untuk mencarinya.
5. POS System
Suatu toko retail modern harus memiliki POS System yang bukan hanya mendukung kelancaran transaksi penjualan, akan tetapi juga mendukung dalam pengumpulan informasi mengenai produk yang fast moving, slow moving, hingga dead stok. POS System akan lebih maksimal jika dapat menyediakan system promosi, memberikan informasi mengenai data pelanggan, dan informasi stok terkini. POS System sangat mempermudah pemilik toko untuk mengelola tokonya dengan baik.
Klik disini untuk versi Bahasa inggris.