ilmu matematika yang wajib diketahui Para Pelaut

Hallo sobat millenial, kali ini saya akan berbagi informasi tentang ilmu matematika yang wajib diketahui para pelaut. Seorang atau calon pelaut, harus memiliki kemampuan pelajaran matematika ini
agar nantinya mudah dalam mempelajari ilmu-ilmu pelayaran. Jika tidak mampu menguasainya, maka dapat dipastikan pelaut tidak akan mampu membawa kapal dengan aman dan selamat. Dengan demikian, sudah dapat dipastikan, jika pelaut itu pasti jago matematika wkwkwk…Apalagi pemimpinnya, alias kaptennya. Kapten kapal bukan hanya jago berhitung, tapi juga tentu saja harus memiliki kemampuan leadership yang sangat baik karena ia harus menentukan keputusan, memperjelas, dan berkomunikasi secara efektif.

Ok, mari kita mulai

Yang pertama…
Vektor…
Vektor adalah besaran yang mempunyai besar/nilai dan arah. Secara geometris vektor digambarkan sebagai ruas garis berarah, dengan panjang ruas garis menyatakan besar vektor dan arah ruas garis menyatakan arah vektor. Dalam ilmu pelayaran, vektor merupakan dasar untuk membuat rencana pelayaran di peta laut. Garis-garis yang dibuat di atas peta laut merupakan vektor-vektor yang memiliki arah dan besar vektor. Arah vektor merupakan haluan kapal, dan besar vektor merupakan jauh yang dituju oleh kapal. Apa itu haluan kapal, klik video mengenai haluan kapal disini.

Ilmu matematika yang kedua adalah…
SISTEM KOORDINAT
Sistem koordinat Kartesius dalam dua dimensi umumnya didefinisikan dengan dua garis sumbu yang saling tegak lurus dan terletak pada satu bidang (bidang xy). Sumbu horizontal diberi label x dan sumbu vertikal diberi label y. Titik pertemuan antara kedua sumbu, titik asal, umumnya diberi label 0. Untuk mendeskripsikan suatu titik tertentu dalam sistem koordinat dua dimensi, nilai x ditulis (absis), dan nilai y ditulis (ordinat).
Dengan demikian, format yang dipakai selalu (x,y) dan urutannya tidak dibalik-balik. Dan ini disebut dengan koordinat. Dalam ilmu pelayaran, sistem koordinat ini digunakan untuk menentukan posisi atau lokasi kapal, sehingga disebut dengan koordinat posisi kapal. Sumbu X merupakan sumbu yang merepresentasikan bujur bumi, dan sumbu Y merepresentasikan lintang bumi. Sama halnya dengan sistem koordinat kartesius pada matematika, koordinat posisi juga terdiri dari 4 kuadran
Kuadran I adalah koordinat (Lintang Utara, Bujur Timur) atau (disingkat LU,BT)
Kuadran II adalah koordinat (Lintang Selatan, Bujur Timur) atau (disingkat LS,BT)
Kuadran III adalah koordinat (Lintang Selatan, Bujur Barat) atau (disingkat LS,BB)
Kuadran IV adalah koordinat (Lintang Utara, Bujur Barat) atau (disingkat LU,BB).

Dengan demikian, lokasi suatu kapal di titik P akan ditulis xx derajat LU, yy derajat BT

Yang ketiga Ilmu matematika yang dipergunakan dalam bidang Pelayaran adalah Logaritma.
Logaritma merupakan suatu operasi kebalikan dari perpangkatan,
yaitu mencari nilai yang menjadi pangkat dari suatu bilangan. Dalam ilmu pelayaran, angka-angka logaritma disimpan dalam buku Daftar Ilmu Pelayaran yang harus selalu tersedia di atas kapal. Dan sifat-sifat logaritma dipergunakan sebagai rumus untuk menentukan perubahan lintang atau delta lintang, perubahan bujur atau delta bujur, perhitungan haluan dan jauh, dan perhitungan tempat tiba.

Ilmu matematika keempat yang harus dikuasai oleh pelaut dan calon pelaut adalah Trigonometri…
Trigonometri berasal dari bahasa Yunani, trigonon artinya “tiga sudut”
dan metron artinya “mengukur”). Dengan kata lain, trigonometri artinya mengukur tiga sudut. Trigonometri dalah sebuah cabang matematika yang mempelajari hubungan yang meliputi panjang dan sudut segitiga.
Sama halnya dengan logaritma, trigonometri digunakan untuk menentukan haluan, jauh, perbedaan lintang, perbedaan bujur, dan simpang.

Yang kelima adalah Derajat atau satuan sudut..
Derajat (secara lengkap, derajat busur), biasanya disimbolkan dengan °,
adalah ukuran sudut yang dapat dibentuk pada sebuah bidang datar, menggambarkan 1/360 dari sebuah putaran penuh. Artinya, besar 1 derajat adalah satu juring pada lingkaran yang dibagi menjadi 360 buah juring yang besarnya sama. 1° sama dengan 60 menit (ditulis 60′) dan 1′ sama dengan 60 detik (ditulis 60″). Dalam ilmu pelayaran, satuan sudut ini merupakan satuan yang digunakan dalam menyebut sudut haluan kapal terhadap arah Utara. Penggunaan satuan sudut adalah karena bumi berbentuk bola atau lingkaran. Selain itu derajat juga dipergunakan dalam penyebutan lintang, bujur, dan koordinat tempat pada peta laut.

OK. Itulah ilmu matematika yang wajib diketahui para pelaut yang dipergunakan dalam bidang Pelayaran. Sebetulnya masih banyak lagi ilmu -ilmu yang lain, tapi sebagai dasarSimak video 5 ilmu matematika dasar yang digunakan dalam ilmu pelayaran agar lebih jelas. Anda pun dapat melihat daftar seluruh tulisan yang saya buat melalui daftar artikel saya. adsterra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *