Pengertian Leading By Example

Anda pasti pernah menggerutu ketika diperintah oleh leader anda. Dalam hati anda berkata “Ini orang bisanya nyuruh saja, apakah gak bisa dikerjakan sendiri ?” Well, pernah bukan ? Akui saja ! Sebetulnya  itu adalah hal yang wajar dari seorang bawahan yang merasa dikerjai dan diperintah terus menerus. Dia merasa kesal, jenuh, dan capek karena seolah-olah leadernya hanya bisa menyuruh saja tanpa sedikit pun melakukan pekerjaan teknis. Dan ketika ada seorang bawahan berpikiran seperti itu, maka sebetulnya kemungkinan dari leader tersebut bahwa dia sesungguhnya memang tidak bisa apa-apa, sehingga untuk menutupi kelemahannya, dia menggunakan power yang dia miliki untuk selalu menyuruh anak buahnya. Dan ini adalah kepemimpinan yang buruk sekali. Dia tidak tahu apa itu pengertian leading by example.

Sebetulnya ada satu cara yang bisa membuat bawahan tidak berpikiran seperti itu, bahkan karenanya bawahan akan semakin giat bekerja dan loyal kepada leadernya. Cara itu adalah leading by example. Banyak hal yang termasuk dalam leading by example, yaitu ketika seorang pemimpin terjun ke lapangan untuk bekerja bersama-sama, bersikap yang baikdan memberikan teladan kepada anak buahnya, mentaati peraturan  yang dikeluarkan oleh suatu institusi atau organisasi, dsb.

Pada intinya leading by example adalah suatu cara seorang pemimpin untuk menebarkan pengaruhnya kepada bawahannya. Dan cara tersebut adalah dengan menunjukan kemampuan dan keahlian dia kepada para bawahannya. Dari unjuk kemampuan ini, pemimpin tersebut mengharapkan suatu kredibilitas dan kharisma di depan para anak buahnya.

Apakah ini disebut sombong ? Tidak juga, karena dalam suatu keadaan dimana seorang pemimpin harus mampu mengendalikan orang lain, maka mereka memerlukan kharisma. Dan pengertian leading by example adalah suatu cara untuk memperoleh kharisma tersebut.

Selain itu leading by example juga menunjukan bahwa sang pemimpin tersebut memang cakap dalam melakukan suatu pekerjaannya. Jadi ketika dia memerintahkan orang lain, maka dia tidak dianggap sebagai orang yang hanya bisa asal suruh saja, dan belum teruji kemampuan lapangannya.

Leading by example adalah suatu cara yang efektif dan mudah untuk memperoleh simpati dan loyalitas para anak buah. Tentu saja mereka akan loyal karena mereka merasa yakin bahwa pemimpinnya memiliki kemampuan teknis yang lebih baik dibanding mereka. Dan mereka akan simpati karena mereka pun yakin bahwa pemimpinnya menghargai dan menghormati mereka.

Disebut cara yang mudah karena cara ini tidak memerlukan keahlian yang spesifik. Hanya diperlukan kemauan untuk terjun ke lapangan di setiap kesempatan yang ada. Dan pada saat kesempatan itu datang, maka pemimpin itu akan dengan cerdik menunjukkan kemampuannya di depan umum. Dan cepat atau lambat, dia akan memperoleh suatu kredibilitas positif dan kharisma. Apapun yang terjadi, janganlah menjadi pemimpin yang gagal.

Bis jurusan lampung-tasik

Perjalanan dari Lampung ke Tasikmalaya atau sebaliknya kini tidaklah susah lagi. Sekarang ada transportasi darat bis jurusan Lampung-Tasik atau sebaliknya dari Tasik ke Lampung yang cepat dan nyaman. Bis ini trayek Lampung ke Tasikmalaya atau Tasikmalaya ke Lampung ini diselenggarakan oleh perusahaan jasa transportasi dengan merk dagang PO. BSI.

Jadwal keberangkatan dari Lampung menuju Tasikmalaya adalah tiap hari dari Senin hingga Minggu jam 17.00 WIB. Pool bis PO.BSI di daerah Lampung adalah di Kotabaru-Tanjung Karang, Tepat di pintu keluar tol Kotabaru-Lampung. Sedangkan Pool bis PO.BSI di Tasikmalaya adalah di Jl. H. Djuanda Kota Tasikmalaya. Lokasinya adalah di seberang Transmart Tasikmalaya. Jadwal Keberangkatan dari tasikmalaya adalah juga tiap hari dari Senin hingga Minggu jam 09.00 WIB. Bis PO.BSI dari Lampung merupakan bis yang berasal dari Palembang menuju Tasikmalaya. Bis ini berangkat dari Palembang dengan tujuan akhir di Tasikmalaya.

Kondisi bis sangat nyaman, dengan seat 2-2, full AC, reclining seat, toilet, smoking room, serta disediakan charger untuk mengisi baterai gadget para penumpang. Jika berangkat dari Lampung jam 17.00 WIB, maka akan tiba Tasikmalaya jam 05.00 WIB. Sedangkan jika berangkat dari Tasikmalaya jam 09.00 WIB, maka akan tiba di Lampung Kotabaru Tanjung Karang pukul 20.00. Jika dari Tanjungkarang akan berangkat lagi ke daerah lain di Lampung esok harinya, pool ini memberikan layanan menginap secara gratis, walau fasilitasnya tidaklah sehebat fasilitas hotel yang ada di dekat bandara misalnya. Menginap di pool ini demi memberikan rasa aman bagi penumpang yang tiba di Lampung ada malam hari. Berikut ini adalah penampakan Bis jurusan Lampung-Tasik atau sebaliknya, bis jurusan Tasik-Lampung, serta foto depan pool PO. BSI.

penampakan interior bis jurusan tasik-lampung, tasik-palembang dan sebaliknya
bis eksekutif lampung-tasik yang bersih dan nyaman
ini dia bis jurusan tasik ke lampung hingga palembang
pool bis tasik-lampung di kota tasikmalaya

Jadi, sekarang bepergian dari Lampung ke Tasikmalaya atau sebaliknya tidak perlu repot lagi. Tidak perlu lagi susah mencari bis jurusan Lampung-Tasik. Solusinya adalah dengan PO.BSI yang dapat diandalkan. Sangat aman dan nyaman. Pemesanan tiket pun sangat mudah, walau belum memfasilitasi order tiket secara online, namun dengan menghubungi nomor WA yang disediakan oleh pool bis baik yang di Lampung maupun di Tasik, pelayanan pelanggan bis ini menurut saya cukup memuaskan. Bagi anda yang ingin bepergian menggunakan bus Lampung-Tasik atau Tasik-Lampung, berikut adalah nomor telpon pool PO.BSI yang dapat dihubungi:

PO.BSI Kotabaru Lampung : 085269063940

PO.BSI Tasikmalaya : 081221039787 – 081221635755

perbandingan Peraturan benih lobster 3 menteri kkp

Lobster merupakan komoditas perikanan yang dapat memberikan devisa untuk negara baik dari sejak berukuran kecil, maupun sudah berukuran dewasa. Ada banyak spesies lobster yang menjadi permintaan pasar dunia untuk dikonsumsi, dan masing-masing memiliki harga yang berbeda-beda. Indonesia adalah negara kepulauan dimana terdapat banyak habitat lobster yang menjadi sumber ekspor. Bukan hanya lobster dewasa, namun benih lobster pun merupakan komoditas yang potensial untuk diperjualbelikan.

Atas dasar keberlanjutan pengelolaan sumberdaya alam, Mentri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan peraturan dimana penangkapan dan ekspor benih lobster keluar negeri dilarang. Bukan hanya penangkapan dan ekspor benih, bahkan jual beli benih lobster untuk budidaya dalam negeri pun dilarang dilakukan, sehingga tidak ada yang dapat melakukan budidaya lobster.

Setelah Susi Pudjiastuti tidak menjabat sebagai menteri, dan digantikan oleh Edhy Prabowo, peraturan tersebut direvisi dengan peraturan baru yang isinya memperbolehkan ekspor benih lobster walau dengan syarat tertentu. Demikian pula dengan budidaya lobster, Edhy Prabowo memperbolehkan budidaya lobster walau dengan syarat harus
berada di propinsi yang sama dengan lokasi benihnya.

Akan tetapi, Edhy Prabowo tertangkap KPK karena terkait kasus suap ekspor benih lobster. Berdasarkan pemberitaan, kasus suap ini dianggap buah dari peraturan yang dibuatnya mengenai kebijakan ekspor benih lobster ini.

Pengganti Edhy Prabowo adalah Wahyu Sakti Trenggono. Di era ini, kembali, ekspor benih lobster dilarang, namun didorong untuk dilakukan pengembangan budidaya lobster.
Sehingga lalu lintas benih lobster ke tempat-empat budidaya boleh dilakukan selama berada di dalam wilayah dalam negeri.
Pada era mentri Wahyu Sakti trenggono ini pula, istilah benih lobster mulai dicantumkan pada peraturan yang dibuatnya.

Agar lebih jelas, berikut ini adalah perbandingan peraturan benih lobster 3 menteri KKP di masing-masing era, yairu Susi udjiastuti, Edhy Prabowo, dan Wahyu Sakti Trenggono. Atas dasar peraturan terbaru, maka akhirnya ekspor benih lobster dilarang, dan hanya boleh diperdagangkan untuk kepentingan budidaya di dalam negeri.

Klik disini untuk download seluruh peraturan terkait benih lobster dari 3 menteri KKP.

Lalu bagaimanakah benih lobster yang dimaksud dalam peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 tahun 2021? Klik disini untuk melihat video benih lobster yang dilarang di ekspor dari jarak dekat melalui kamera dalam air.

tujuan segmentasi Pasar

Secara umum segmentasi pasar mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan posisi kompetisi bisnis dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen. Selain tujuan utama tersebut terdapat tujuan-tujuan yang lebih sempit seperti, menigkatkan penjualan, memperbaiki pangsa pasar, melakukan komunikasi dan promosi yang lebih baik, dan memperkuat citra. Setidaknya terdapat 5 keuntungan yang dapat diperoleh dengan melakukan segmentasi pasar yaitu:

1. Mendisain produk-produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar. Perusahaan menempatkan konsumen di tempat yang utama, dan menyesuaikan produknya untuk memuaskannya (customer satisfaction at a profit).

2. Menganalisis pasar. Segmentasi pasar membantu penjual mendeteksi siap saja yang menyerang pasar produknya.

3. Menilai peluang (niche) Setelah menganalisis pasar, perusahaan yang menguasai konsep segmentasi dengan baik akan sampai pada ide untuk menemukan peluang. Peluang ini tidak selalu sesuatu yang besar, tetapi pada masanya akan menjadi besar.

4. Menguasai posisi yang superior dan kompetitif Perusahaan yang menguasai segmen dengan baik umumnyaadalah mereka yang paham betul konsumennya. Perusahaan memahami pergeseran-pergeseran yang terjadi di dalam segmennya.

5. Menentukan strategi komunikasi yang efektif dan efisien. Setelah mengetahui segmen yang dituju, maka perusahaan akan menentukan bagaimana berkomunikasi yang baik dengan segmen yang dituju.

Faktor-faktor Penentu Penjualan Di Toko Retail

Bisnis toko retail akan mati atau berkembang tergantung dari beberapa faktor. Faktor-faktor penentu penjualan di toko retail adalah :

  1. Inventori

Inventori yang tersedia di toko anda adalah alasan utama konsumen datang berkunjung ke toko anda. Inventori adalah ketersediaan barang dagangan yang terdapat di toko. Ketersediaan barang ini berkaitan erat dengan perputaran uang yang diperoleh oleh suatu toko. Apabila ketersediaan barang yang dimiliki kurang banyak dibandingkan dengan permintaan konsumen, maka toko akan mengalami loss sales, yaitu suatu keadaan dimana toko kehilangan penjualan karena ketidaktersediaan stok. Sebaliknya jika toko memiliki kelebihan barang dagangan dibanding permintaan konsumen, maka barang tersebut tidak dapat cepat dikonversikan menjadi uang karena tidak ada penjualan. Akibatnya toko akan mengalami kerugian karena membeli barang yang tidak laku. Kondisi ideal untuk suatu inventori adalah “just enough”, dimana produk dagangan yang dimiliki mencukupi seluruh permintaan konsumen.

Dalam bahasa toko retail, inventori dibagi dalam beberapa sifat, yaitu :

a. Dead stok    : yaitu produk dagangan yang tidak laku dijual dan terpendam sekian lama di display atau di gudang sehingga tidak dapat dikonversi menjadi uang.

b. Slow moving           : yaitu produk dagangan yang kurang laku dijual. Dengan kata lain produk ini masih dicari konsumen namuntidak banyak. Konversi produk ini untuk menjadi uang sangat lambat. Pada toko retail film, produk yang bersifat slow moving contohnya adalah film-film koleksi.

c. Fast moving    : yaitu produk yang sangat laku dijual. Produk ini adalah produk yang paling cepat dikonversi menjadi uang. Produk yang bersifat ini dinamakan juga produk best seller, dimana omzet toko terbanyak adalah dari penjualan produk ini. Pada toko retail film, produk yang bersifat fast moving contohnya adalah film-film terbaru atau Box Office.

2. Harga

Ketika barang dagangan yang dijual di toko anda bukan barang yang unik, artinya selain toko anda masih banyak toko lain yang menjual barang yang sama, maka harga menjadi faktor dominan dalam mempengaruhi penjualan. Dalam kasus tersebut, maka barang-barang yang dijual haruslah lebih murah dibandingkan dengan harga di toko pesaing, tentunya dengan pertimbangan profitability.

3. Ragam barang yang dijual (Assortments)

Kemampuan dalam menjawab kebutuhan konsumen digambarkan oleh lengkapnya assortments yang tersedia di toko. Assortments yang ideal agar toko banyak dikunjungi konsumen adalah :

a. Lengkap.

Maksudnya adalah toko anda mampu memenuhi semua kebutuhan pelanggan yang berbelanja ditoko anda. Jika anda menjual film Blu-ray misalnya, maka toko anda dikatakan lengkap jika semua film-film yang dicari konsumen selalu dapat anda sediakan.

b. Up to date.

Maksudnya adalah selalu mengikuti perkembangan trend terkini. Jika toko anda adalah toko yang menjual film,maka toko anda dikatakan up to date apabila di toko anda selalu tersedia produk-produk film terbaru.

4. Customer Service

Faktor penentu penjualan berikutnya adalah customer service. Customer service bukan semata-mata keramahan, atau kesigapan pramuniaga dalam melayani pelanggan. Customer service lebih jauh adalah membuat bagaimana cutomer menjadi nyaman ketika berbelanja ditoko anda dan bersedia untuk kembali lagi di lain waktu. Ini adalah faktor yang paling penting, sebab bukan hanya menentukan omzet penjualan saja, tetapi juga menentukan image toko anda. Kenapa ? Sebab every business is a “service” business dan customer service terbaik adalah “service beyond service excellent.

Itulah faktor-faktor penentu penjualan di toko retail. Dengan mengetahui hal ini, semoga toko dapat menjadi semakin produktif.

facebook marketing

Dalam dunia marketing, tentunya suatu bisnis membutuhkan massa yang sebanyak-banyaknya, karena massa inilah yang akan membantu menyebarluaskan informasi tentang suatu produk, jasa, ataupun merk. Word of mouth promotion lebih banyak berperan disini,dan semakin banyak massa yang mau menyebarluaskan informasi bisnis anda, maka proses pemasaran akan semakin mudah dan murah. Akan tetapi massa yang banyak adalah bukan segalanya, massa yang yang harus anda kuasai adalah massa yang sudah tersegmen dan menjadi target utama pemasaran anda. Cobalah anda untuk melakukan facebook marketing.

Bagi facebooker, tentu sudah terbiasa berbagi informasi dengan orang lain mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukannya melalui kotak status. Melalui kotak status inilah seseorang bisa tahu mengenai eksistensi seseorang, komunitas, organisasi, public figure, atau bahkan suatu bisnis. Bagi anda yang kreatif memanfaatkan kotak status, pasti anda akan menulis di halaman profile anda dengan tulisan yang menarik, unik, dan mampu mendatangkan perhatian teman-teman anda sehingga mereka berkomentar terhadap status anda.

Kreatif, menarik, dan unik. Inilah kuncinya. Dalam dunia marketing, istilah ini disebut soft marketing.

Facebook adalah media yang sangat efektif untuk memperkenalkan bisnis anda ataupun pribadi anda. Anda ingin terkenal ? Anda ingin memperkenalkan diri anda sebagai seorang ahli bidang bisnis, pembicara motivasi, pelatih sukses atau lainnya ? Atau anda ingin mempopulerkan komunitas, organisasi, atau kegiatan sosial nada ? Maka facebook adalah tempat yang bagus untuk memulai.

Tekuni dan jalankan dengan serius program pemasaran online anda melalui facebook ini, dan lihatlah hasilnya beberapa bulan kemudian.

Pertanyaannya adalah  Bagaimana memaksimalkan akun facebook untuk kepentingan bisnis kita ? Adakah tips-tipsnya? Dan seberapa sulitkah caranya ? Well, pada prinsipnya facebook marketing tidaklah terlalu sulit jika kita mengetahui beberapa tips dan strategi memaksimalkan facebook. Yang paling utama adalah tetap fokus pada visi dan misi yang akan anda sampaikan, dan tetap tidak meninggalkan prinsip-prinsip ilmu marketing.

every business is a service business

Jika anda memiliki sebuah toko, mislanya toko cell phone, toko blu-ray, toko komputer, atau toko apapun, maka sebetulnya yang anda jual bukanlah produk yang ada di toko anda. Produk anda hanyalah merupakan output dari bagian produksi saja, sedangkan yang menentukan penghasilan anda agar berkelanjutan adalah service, manfaat, dan keuntungan yang diberikan toko anda kepada para konsumen. Bukan hanya di toko saja, yang menjadi tempat akhir produk sebelum sampai ke konsumen. Setiap bisnis adalah tentang pelayanan. Every business is a service business. Buat pelanggan puas, maka mereka akan kembali lagi dan kembali lagi. Inilah yang membuat penghasilan anda berkelanjutan, dan produktivitas per transaksi anda akan stabil bahkan meningkat.

Tidak percaya ? Ok, mari kita lihat contoh kasus berikut ini.

Di suatu pusat perbelanjaan, terdapat dua buah toko film yang saling berdampingan, yaitu Toko A dan Toko B. Kedua toko tersebut menjual dan memiliki koleksi produk yang sama, yaitu produk fashion terbaru. Yang membedakan adalah bahwa jika di Toko A pelayanan para pramuniaganya hanya biasa saja, sedangkan di Toko B mengedepankan service beyond service excellent. Dan apa yang terjadi ? Ternyata banyak pengunjung yang mendatangi Toko B dibandingkan dengan Toko A, dan tentu saja omzet penjualan Toko B lebih besar daripada Toko A. Kenapa? Karena dengan service yang dilakukan oleh Toko B membuat para pengunjung merasa nyaman untuk berlama-lama dan berbelanja di toko tersebut. Pelanggan puas, lalu akhirnya mereka menjadi pelayan setia, dan kesetiaan pelanggan adalah omzet bagi toko.

Semua itu adalah karena service. Service-lah yang menentukan omzet penjualan dan umur toko anda, bukan produk yang anda jual. Bagaimanapun lengkapnya koleksi barang di toko anda, anda akan rentan oleh serangan kompetitor jika anda tidak memiliki bentuk service yang hebat kepada konsumen anda.

Dan ini service ini berlaku bukan hanya untuk bisnis saja. Institusi, organisasi, pelayanan publik, bahkan hingga sekolah sekalipun umurnya akan dipengaruhi oleh service kepada penggunanya.Apabila service yang diberikan dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada para penggunanya, maka dengan kekuatan word of mouth akan membuat institusi, organisasi, atau sekolah tersebut banyak dilirik orang. Banyak orang yang ingin menggunakan jasanya. Tapi apabila service-nya buruk, maka lama kelamaan institusi, organisasi, atau sekolah tersebut akan ditinggalkan, dan pada akhirnya bubar. Sama seperti toko A yang akhirnya bangkrut dan tutup karena kalah bersaing dengan Toko B dalam hal service.

Jadi apapun yang anda jual, atau bahkan apapun bidang yang anda tekuni, maka ketahuilah bahwa service menentukan hidup dan matinya usaha anda, karena pada intinya every business is a service business.

Efek word of mouth di Bisnis Pariwisata

Bagaimana efek word of mouth di bisnis pariwisata? Begini penjelasannya. Beberapa waktu yang lalu saya melakukan kunjungan kerja ke wilayah Pantai Pesisir Tengah Krui, Kabupaten Lampung Barat, Propinsi Lampung, Indonesia. Selama dua hari saya tinggal disana, saya merasakan nuansa yang hampir mirip dengan Bali, ada pantai yang indah, serta wisatawan mancanegara. Bedanya adalah jika di Bali sudah ramai dan terkenal, maka di Krui masih sepi dan mungkin belum banyak dikenal oleh orang. Bahkan mungkin kalangan lokal Indonesia pun belum mengenal pantai Pesisir Tengah Krui ini. Kenapa begitu? ini pastilah karena efek word of mouth di bisnis pariwisata bekerja secara otomatis di kalangan para pelancong bule. Buktinya lebih banyak wisatawan bule ketimbang wisatawan domestik. Bahkan selama saya disana, saya tidak menemukan wisatawan domestik satu pun. Wah ini aneh, tempat wisata di negeri sendiri tapi koq malah tidak dikenal. Atau mungkin karena pengaruh pandemi COVID-19 kali ya, sehingga sedang sepi…

Lalu kenapa pantai Krui ini lebih dikenal dikalangan wisatawan asing dibanding wisatawan domestik? Mungkin inilah alasannya.

The Power Of Word of Mouth

Berdasarkan penelitian, karakter wisatawan asing cenderung untuk melakukan eksplorasi dalam menjelajah suatu wilayah wisata, dan mereka biasanya mengeksplorasi suatu tempat yang belum pernah dituju sebelumnya. Apabila mereka menemukan tempat yang membuat mereka sebagai pelanggan merasa nyaman, mereka akan menyebarkan informasi mengenai tempat ini baik melalui social media, telepon, ataupun lainnya. Mereka akan bercerita di blog-blog miliknya tentang tempat wisata yang mereka singgahi ini. Dan dari cerita-cerita di blog mereka maupun di social media inilah akhirnya berita mengenai tempat wisata baru ini mulai tersebar di kalangan teman-temannya, dan akhirnya keseluruh dunia.

Inilah The Power of Word of Mouth. Kekuatan bahasa dan komunikasi dalam bergaul merupakan suatu senjata marketing yang berbiaya murah. Bahkan mungkin anda tidak perlu biaya untuk melakukan strategi marketing macam ini. Power of Word Of Mouth juga bisa menjadi senjata yang membinasakan bisnis anda ketika perbincangan negatif diarahkan ke produk anda.

Untuk tempat wisata Pantai Krui ini saya yakin Word Of Mouth-nya bernuansa positif, karena banyak wisatawan asing berkunjung kesini. Lalu kenapa bisa word of mouth-nya bersifat positif ? Saya yakin bukan hanya tempat yang indah dan bagus saja yang menjadi penilaian. Sisi pelayanan dan keramahan para penduduk pasti juga menjadi penilaian utama. Wisatawan adalah pendatang, dan pendatang akan merasa senang apabila mereka disambut dengan ramah, dilayani dengan sepenuh hati, dan mereka merasa aman tinggal ditengah-tengah masyarakat. Ini menunjukkan bahwa penduduk lokal di Krui sudah tahu bahwa pelayanan pelanggan adalah suatu investasi yang menguntungkan dan sangat murah.

Oleh karena itu, agar suatu pariwisata dapat maju sebetulnya dengan cara iklan yang gila-gilaan dan berbiaya mahal adalah kurang efektif jika para pelaku pariwisata yang berkepentingan tidak memahami arti penting pelayanan. Birokrasi dan regulasi pemerintah, karakter penduduk pribumi, infrastruktur wisata harus dirancang sedemikian rupa agar dapat melayani wisatawan dengan excellent. Dan jika pelayanan ini sudah excellent, maka untuk meningkatkan bisnis bidang pariwisata mungkin pemerintah akan bekerja lebih ringan untuk mengiklankan atau mempromosikan suatu tempat wisata. Dengan strategi marketing yang murah meriah yaitu Word of Mouth Marketing, devisa negara akan terkumpul banyak. itulah efek word of mouth di bisnis pariwisata yang berdampak sangat dahsyat baik pada lingkungan terkecil suatu daerah hingga suatu negara.

Hubungan Insentif Penjualan dengan motivasi kerja

Motivasi karyawan merupakan suatu hal yang sangat penting dibutuhkan perusahaan untuk kemajuan perusahaannya. Banyak cara yang dilakukan perusahaan untuk memotivasi karyawannya. Secara umum faktor-faktor yang menentukan seorang karyawan termotivasi adalah karena pengakuan dari perusahaan atas prestasi yang diperoleh, pekerjaannya itu sendiri, pemberian tanggung jawab yang lebih besar,dan tantangan atas suatu pekerjaan. Salah satu bentuk pengakuan perusahaan adalah dengan cara memberikan insetif penjualan kepada para karyawannya. Lalu apa hubungan insentif penjualan dengan motivasi kerja ? Berikut adalah penjelasannya.

“Motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa kebutuhan individual. Kebutuhan adalah suatu keadaan internal yang menyebabkan hasil-hasil tertentu tampak menarik. Begitu tiap kebutuhan ini telah dipenuhi, maka kebutuhan berikutnya akan menjadi dominan. Meskipun tidak ada kebutuhan yang pernah dipenuhi secara lengkap, suatu kebutuhan yang dipuaskan secara cukup banyak (substansial) tidak lagi memotivasi. Karena itu jika ingin memotivasi seseorang, maka perlu dipahami sedang berada diposisi manakah seseorang itu memfokuskan kebutuhannya, atau kebutuhan yang berada diatasnya.” (Stephen P. Robbins)

Abraham Maslow berkata bahwa pada diri manusia ada lima jenjang kebutuhan, yaitu :

  1. Kebutuhan Fisiologis : Yaitu rasa lapar, haus, perlindungan (pakaian dan perumahan), serta kebutuhan ragawi lainnya.
  2. Kebutuhan Keamanan : Yaitu kebutuhan keselamatan dan perlindungan terhadap kerugian fisik dan emosional.
  3. Kebutuhan Sosial : Mencakup kasih sayang, rasa dimiliki, diterima, dan persahabatan.
  4. Kebutuhan Penghargaan : Mencakup rasa hormat internal seperti harga diri, otonomi, prestasi. Dan rasa hormat eksternal seperti status, pengakuan, dan perhatian.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri. Yaitu dorongan untuk mejadi apa yang ia rasa mampu, mencakup pertumbuhan, pencapaian potensialnya, dan pemenuhan diri.

Salah satu kriteria seorang pemimpin atau manager yang berkualitas dapat dilihat dari kemampuan memotivasi bawahannya. Karena itu seorang atasan sangatlah penting untuk menempatkan bawahannya sebagai rekan kerja. Dengan menempatkan bawahan sebagai rekan kerja, maka secara tidak langsung akan timbul kepercayaan diri dalam diri bawahan sehingga akan lebih mudah untuk mengarahkan mereka sesuai dengan keinginan.

Dalam suatu usaha toko retail modern, salah satu bentuk yang umum dalam memotivasi karyawan adalah dengan cara pemberian insentif atau komisi. Insentif adalah upah yang dibayarkan secara langsung atas dasar hasil kerjanya. Pemberian insentif merupakan suatu bentuk penghargaan perusahaan atas prestasi yang diraihnya dalam hal penjualan.Dan penghargaan itu adalah berupa uang. Insentif berbeda dengan bonus, sebab insentif memberikan gambaran kenaikan yang terus menerus, sedangkan bonus merupakan bentuk imbalan yang menggambarkan pembayaran satu kali.

Insentif penjualan berkaitan erat sekali dengan target penjualan. Apabila seorang penjual berhasil mencapai target yang ditentukan perusahaan dalam menjual produk miliknya, maka karyawan tersebut berhak untuk mendapatkan insentif. Setiap perusahaan memiliki cara yang berbeda-beda dalam pengaturan insentif penjualan kepada karyawannya. Dan biasanya insentif penjualan dibayarkan paling lama bersamaan dengan gaji bulan berikutnya. Pemberian insentif penjualan dapat digunakan sebagai parameter produktivitas seorang karyawan. Semakin produktif seorang karyawan dalam melakukan penjualan, maka semakin besar besaran insentif penjualan yang diterima.

Setiap orang memiliki kebutuhan,dan setiap kebutuhan harus dipenuhi dengan uang. Adanya insentif penjualan maka secara psikologis akan meningkatkan motivasi karyawan dalam melakukan pekerjaan. Sebagai akibat dari termotivasinya diri mereka, maka secara otomatis kemampuan mereka akan selalu digunakan sehingga akan semakin terampil. Dan jika karyawan telah termotivasi,maka akan semakin mudah bagi seorang pemimpin untuk mengarahkan mereka dalam melakukan suatu operasional toko. Itulah hubungan insentif penjualan dengan motivasi kerja.

cara meningkatkan penjualan toko dengan suggestive selling

Penjualan adalah suatu transaksi untuk memperoleh pendapatan dimana barang atau jasa dikirim ke seorang pelanggan untuk memperoleh imbalan dalam bentuk uang. Produk adalah suatu barang yang diproduksi dan diperjualbelikan baik berwujud maupun tidak berwujud. Secara harfiah, suggestive selling berarti saran penjualan. Ini berarti bahwa sumber daya manusia yang ada di toko dalam hal ini disebut penjual, menawarkan produk-produk yang dimilikinya kepada konsumen agar bersedia membeli produk-produk yang ditawarkan tersebut. Berikut adalah cara meningkatkan penjualan toko dengan suggestive selling.

  1. Menawarkan produk yang lebih mahal

Ini berarti bahwa karyawan toko menawarkan suatu produk yang lebih mahal dari produk yang diminati pelanggan. Menawarkan produk yang lebih mahal dilakukan dengan harapan pembeli tertarik untuk membeli produk tersebut, sehingga jumlah penjualan menjadi meningkat. Biasanya bentuk ini dilakukan ketika toko memiliki dua produk dengan judul yang sama, misalnya suatu toko penjual film memiliki film berjudul “Taxi” dalam bentuk DVD Rp79.000 dan Blu-ray seharga Rp. 499.000. Suggestive selling dengan cara menawarkan produk yang lebih mahal berarti maka karyawan toko akan menawarkan kepada pelanggan untuk membeli Blu-ray.

2. Menawarkan produk yang sejenis

Pada bentuk ini, karyawan toko menawarkan alternatif produk lain dari produk yang diminati pelanggan. Menawarkan produk yang sejenis biasanya dilakukan pada saat toko tidak memiliki stok yang diinginkan pelanggan. Ketika stok barang yang diinginkan pelanggan tidak ada, maka untuk menghindari pelanggan tidak melakukan transaksi maka karyawan toko menawarkan produk alternatif yang sejenis dengan keinginan pembeli. Pada suggestive selling bentuk ini, para karyawan toko harus memiliki pengetahuan produk yang sangat mendalam dan kemampuan berbicara yang handal. Contoh : Pada toko penjual musik, seorang pembeli berencana untuk membeli CD artis “Kenny G”, sayangnya stok yang diinginkan tersebut tidak tersedia di toko, maka karyawan toko menawarkan CD yang sejenis dengan jenis musik yang diminati oleh pembeli tersebut, misalnya menawarkan CD “Richard Clayderman”. Diketahui bahwa Kenny G dan Richard Clayderman adalah sama-sama sebagai pemusik instrumentalia.

3. Menawarkan produk baru

Menawarkan produk baru berarti bahwa karyawan toko menawarkan produk-produk terbaru yang dimilikinya kepada pembeli, sehingga diharapkan selain membeli produk yang diminati, si pembeli juga membeli produk baru yang ditawarkan tersebut. Menawarkan produk baru dilakukan setiap waktu dimulai dari kedatangan produk-produk baru tersebut. Bentuk ini lebih efektif dilakukan ketika produk yang ditawarkan sejenis dengan produk yang diminati pelanggan.

4. Menawarkan produk-produk promosi

Pada suggestive selling bentuk ini, karyawan toko memberi informasi dan menawarkan produk-produk yang sedang promosi di tokonya, walaupun tidak sejenis dengan produk yang dicari pelanggan. Dengan adanya informasi ini diharapkan pelanggan berminat untuk membeli produk promosi saat itu juga.

5. Menawarkan produk pelengkap

Pada bentuk ini karyawan toko memberikan informasi dan menawarkan kepada pelanggan mengenai produk-produk yang menunjang produk yang dibeli pelanggan. Contoh : Seorang pengunjung membeli CD Karaoke, maka karyawan toko menawarkan alat karaoke atau headphone yang berkualitas untuk menunjang produk yang dibeli tersebut.

Pada kenyataannya, betuk suggestive selling yang dilakukan oleh karyawan toko merupakan kombinasi dari semua bentuk suggestive selling yang ada, yaitu menawarkan produk yang lebih mahal, sejenis, dan terbaru. Pramuniaga memberikan suggestive selling kepada para pengunjung toko atau pelanggan pada saat mereka berada di arena display, sedangkan kasir melakukan suggestive selling pada saat pelanggan akan melakukan transaksi. Cara yang dilakukan oleh para kayawan toko ini menyebabkan penjualan menjadi efektif, untuk memaksimalkan pencapaian target penjualan.

Agar suggestive selling lebih efektif, maka dilakukan suatu strategi untuk mendukung teknik suggestive selling tersebut, misalnya adalah dengan membuat window display yang menarik, pemberian hadiah dalam jumlah tertentu, atau demo produk yang ditawarkan.

Mengetahui cara meningkatkan penjualan toko dengan Suggestive selling dengan baik dan benar dikombinasikan dengan product knowledge karyawan toko yang baik, prinsip menjual, customer service yang baik, serta sikap mental dan kepercayaan diri yang tinggi akan semakin meningkatkan bisnis toko anda.