Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia terbaru berubah jabatannya menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau disingkat Mendikbud Ristek. Walaupun berubah nama jabatannya, akan tetapi jargon pendidikan yang diusungnya tidak berubah semenjak beliau diangkat menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo. jargon itu adalah Merdeka Belajar. Sekarang saya plesetkan jargon tersebut menjadi Merdeka Belajar, Merdeka Mengajar-Bagaimana menjadi guru yang baik.

Sudah sekian lama saya mengajar (tapi gak begitu lama sih), tapi saya merasa belum bisa menemukan cara mengajar yang pas, dan saya belum juga menemukan prinsip dari guru yang baik. Saya mengajar berdasarkan feeling saya. Yang saya lakukan adalah bagaimana jika saya diajari oleh seorang guru. Bagaimana caranya agar saya dapat mengerti apa yang diajarkan oleh seorang guru kepada saya.

Menurut saya, seorang guru harus punya feeling seperti itu. Dengan demikian maka kita dapat memahami isi hati seorang murid. Ini adalah teori, adakah ilmunya? Ya tentu saja ada, namun saya belum menemukan guru yang pas untuk mengajari saya tentang bagaimana menjadi seorang guru yang baik. Belum lagi belajar menjadi guru yang baik, kali ini karena Covid-19 para guru dituntut untuk punya keterampilan tambahan, yaitu mempunyai keterampilan dalam menggunakan berbagai aplikasi komputer. Bahkan, jika ingin tampil kreatif, bisa juga guru masa kini ikut membuat video belajar yang di upload ke youtube. yang akhirnya dapatlah kita sebut Guru Youtuber.

Guru adalah pelayan, dan murid adalah pelanggan kita. Bagaimana sikap dalam melayani adalah suatu hal yang sangat penting agar siswa didik merasa nyaman. Bagaiman kita ingin dilayani, maka itulah sikap yang harus kita berikan kepada anak didik kita. Dengan demikian maka siswa tentunya akan merasa senang belajar dengan kita. Kita tidak bisa menyalahkan secara mutlak seorang murid yang bolos tidak masuk kelas kita. Bisa jadi mereka membolos karena cara mengajar kita. Kita harus melihat sisi itu. Karena itu evaluasi cara kita mengajar oleh para rekan-rekan guru dan siswa juga harus dilakukan untuk memahami isi hati mereka, dan agar kita dapat mengajar dengan lebih baik. Adakah saran lain untuk menjadi guru yang baik?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *