Tinjauan Filosofi Pendidikan

Penyelenggaraan sekolah yang baik perlu didasari oleh filosofi pendidikan. Filosofi ini harus menyuburkan dan mengembangkan eksistensi peserta didik seoptimal mungkin melalui fasilitas yang ada dan dilaksanakan melalui proses pendidikan yang bermartabat, pro-perubahan, kreatif, inovatif, dan eksperimentif sehingga dapat mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan peserta didik. Filosofi itu juga harus berpandangan bahwa dalam proses belajar mengajar, peserta didik harus diberi perlakuan secara maksimal untuk mengaktualkan, mengeksiskan, dan menyalurkan semua kompetensinya, baik itu kompetensi intelektual, kompetensi spiritual, maupun kompetensi emosional.

Filosofi itu juga harus menekankan bahwa pendidikan harus berfungsi dan relevan dengan kebutuhan, yaitu kebutuhan individu, keluarga, dan kebutuhan berbagai sektor yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional. Terkait dengan globalisasi, pendidikan harus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara internasional. Untuk mempersiapkan sumber daya tersebut, maka 4 pilar pendidikan, yaitu learnign to know, learning to do, learning to live together, dan learning to be merupakan patokan berharga bagi penyelenggaraan praktek pendidikan. Patokan-patokan inilah yang nantinya secara kongkrit akan diimplementasikan ke dalam kurikulum, sarana dan prasarana belajar, proses belajar, kualifikasi pengajar, dan integritas penyelenggara pendidikan.

Pendidikan bukan merupakan peniruan dari hidup, tetapiĀ  merupakan persiapan untuk hidup. Oleh karena itulah, setiap peserta didik harus dapat memahami bahwa sekolah adalah tempat yang penting untuk membangun dirinya dalam mengarungi hidup nanti pada saatnya. Di satu pihak, para guru harus menyadari bahwa apa YANG IA BERIKAN KEPADA PARA PESERTA DIDIK DAPAT MENJADI KUNCI PENTING DALAM KEHIDUPAN PESERTA DIDIK DI MASA DEPAN. Untuk itulah, maka Para guru harus dapat memberikan pelayanan yang prima kepada peserta didiknya. Para guru harus menyadari bahwa mengajar bukan merupakan kewajiban semata, tapi itu adalah sikap moral yang harus didasari pada keikhlasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *