Category Archives: Bisnis online

Cara Membuat Email Marketing Toko Kelontong dengan Mailchimp

Views: 19

Beberapa hari yang lalu, saya sudah menjelaskan tentang email marketing. Jadi saya tidak perlu lagi menjelaskan apa itu email marketing. Anda tinggal buka lagi saja artikel saya sebelumnya yang berjudul cara jualan eceran dengan menggunakan email marketing. Nah kali ini, saya akan menjelaskan tentang cara-cara teknisnya membangun suatu email marketing dengan menggunakan aplikasi gratisan secara online. Aplikasi itu bernama Mailchimp. Ok. Simak caranya ya.

OK, saya asumsikan bahwa anda sudah punya akun Mailchimp. Jika belum punya, silahkan anda daftar dengan klik link daftar mailchimp dibawah ini

Link daftar Mailchimp.

Ok, setelah anda login, anda Klik Campaign, kemudian create campaign. Lihat gambar di bawah ini. Ini merupakan Langkah awal yaitu membuat materi campaign

A. MEMBUAT MATERI CAMPAIGN

Langkah 1 dan 2 create campaign email marketing dengan mailchimp

Setelah itu, anda akan diberikan 3 pilihan campaign. Untuk Kampanye Email marketing, anda pilih yang nomor 1 ya, yaitu yang regular email. Kemudian klik design email. Lihat gambar dibawah ini

Kemudian anda akan diberikan pilihan design. Pilih design yang anda suka. Anda bisa lihat preview terlebih dahulu sebelum menentukan desain dengan cara mengarahkan mouse pada gambar template desain. Disini saya mencontohkan memilih desain yang natural ya. Arahkan pada gambar, kemudian klik apply.

Masukkan logo, deskripsi dan gambar produk yang telah anda siapkan sebelumnya. Setelah selesai, klik save and exit. Setelah materi campaign tersimpan, anda selanjutnya akan diarahkan ke langkah berikutnya, yaitu mulai persiapan mengirimkan email.

B. PERSIAPAN MENGIRIMKAN EMAIL

untuk memulai mengirimkan email, harap persiapkan dahulu data alamat email customer yang sudah anda miliki dalam bentuk file Excel.

Pada Menu Audience, klik segment kemudian add contacts, kemudian import contacts. Perhatikan gambar dibawah ini.

Anda akan diberikan tiga cara import contacts. Pilih mana yang menurut anda lebih mudah. Disini saya coba import contacts dengan cara copy and paste.

Klik continue, anda akan diarahkan ke jendela tampilan yang berisi alamat email, first name, last name, dan adress. Buka file excel yan berisi alamat email, blok seluruh alamat email yang ada, copy, kemudian paste-kan di kolom email pada mailchimp. Kemudian klik Continue to rganize

Pada select a status pilih subscribed, dan centang “update any existing contact. Kemudian klik continue to tag. Lalu masukkan tag yang menurut anda bagus, atau pilih yang popular. Seteleah itu klik continue to match. Setelah itu klik finalize import. dan complete import. Ini artinya anda sudah mengimport data kontak anda untuk dijadikan target penyebaran kampanye produk anda. Jika demikian, lanjut anda klik start campaign.

C. MENGIRIMKAN EMAIL

Langkah berikutnya, kembali anda ke campaign, pilih all campaign, lalu edit draft anda. Anda akan diarahkan ke tampilan data email seperti berikut ini:

Isi semua data sbb:

To: berarti kemana email akan dikirim. Pilih audience anda dimana data email disimpan.

From berarti nama pengirim, yaitu kita,

Subject berarti judul pesan email.

Content berarti materi isi email, yaitu materi yang sudah kita buat di bagian A. Pada bagian content, klik edit desain, kemudian pilih draft, lalu pilih desain yang sudah dibuat. Tampilan akhir akan terlihat seperti ini

Kemudian klik save and exit, kemudian klik send pada pojok kanan atas.

Yups, kampanye email marketing anda sudah tersebar. Anda tinggal menunggu hasilnya. Oh iya, jika anda scroll ke bawah, anda dapatshare materi campanye anda melalui media sosial Facebook, Twitter, atau Instagram. Ini akan semakin membuat kemungkinan penjualan anda menjadi lebih berhasil. Selamat mencoba.

Bonus ekstra, anda juga dapat semakin kreatif dengaan mengkombinasikan kampanye email marketing ini dengan tautan link Google form, sehingga ketika orang melakukan klik, akan langsung diarahkan ke formulir pembelian, seperti kampanye yang saya buat ini. Coba klik tombol “PESAN BUKU SOAL ANKAPIN” di content kampanye saya, maka anda akan diarahkan ke formulir pembelian.

Cara Jualan Eceran Dengan Email Marketing

Views: 21

Email Marketing adalah suatu teknik pemasaran dengan cara menyebarkan deskripsi atau penjelasan suatu produk melalui email. Penjelasan produk yang dikirim melalui email ini tentu dibuat semenarik dan se-informatif mungkin sehingga memicu pembaca email untuk melakukan pembelian. Ini artinya bahwa email marketing ditambah dengan konsep impulse buying customer pada isi beritanya akan meningkatkan transaksi penjualan toko eceran anda. Lalu bagaimana cara jualan eceran dengan email marketing? Berikut adalah langkah-langkahnya.

  1. Buat Daftar Email Pelanggan atau Calon Pelanggan

Sudah tentu bahwa untuk mengirim email maka harus ada penerimanya, yang dalam hal ini adalah calon pelanggan. Untuk itu anda harus memiliki daftar alamat email para pelanggan anda atau calon pelanggan anda. Lalu bagaimana caranya untuk mendapatkan alamat email para pelanggan dan membuat daftar alamat email? Ada banyak cara, salah satunya misalnya dengan melihat alamat email teman-teman kita di sosial media, misalnya Facebook. Walaupun ini mungkin agak melelahkan karena harus dilihat satu per satu profil teman kita, Itu pun jika profilnya memperlihatkan alamat email-nya. Cara yang lebih realistis adalah dengan cara menyebarkan angket kepuasan pelanggan toko anda yang didalamnya ada kolom alamat email responden. Atau dengan membuat formulir isian data pelanggan dengan Google Form yan kemudian disebar melalui pesan Whatsapp atau Telegram. Setelah itu data alamat email direkap di Microsoft excel atau aplikasi spreadsheet lainnya.

  1. Membuat konten Email

OK. Simpan dahulu daftar email yang telah dibuat. Berikutnya adalah anda membuat konten email atau isi berita email yang akan disebar. Tentunya isi berita tersebut adalah tentang produk anda yang dialamnya setidaknya berisi gambar yang menarik, deskripsi yang singkat namun jelas, manfaat produk, harga produk, bahkan jika ada adalah program promosi produk misalnya diskon, atau promosi bebas ongkos kirim. Isi email dibuat semenarik mungkin sehingga si penerima berkenan untuk melakukan transaksi penjualan, atau setidaknya berkunjung ke toko anda jika anda memiliki toko online. Jangan khawatir dengan desain isi, anda dapat menggunakan Canva atau aplikasi lainnya yang sejenis yang menyediakan template gratis untuk membuat konten email marketing.

  1. Sebarkan Email Secara Otomatis Sekaligus

Langkah terakhir adalah tentu saja…menyebarkan email berisi konten produk kepada seluruh alamat email pelanggan atau calon pelanggan pada daftar email yang sudah anda buat. Menyebarkan email marketing satu persatu mungkin bisa sangat melelahkan dan bahkan membosankan. Bayangkan jika daftar alamat email anda adalah 500 alamat atau 1000 alamat misalnya..Sungguh melelahkan sekali. Karena itu, anda bisa gunakan alat bantu penyebaran email secara sekaligus ke seluruh alamat email. Salah satunya adalah dengan menggunakan Mailchimp. Mailchimp adalah aplikasi online untuk email marketing. Dimana anda dapat menginput daftar alamat email secara sekaligus, Ada tiga cara, salah satunya adalah dengan cara copy paste data yang sudah anda buat ke kolom yang tersedia di Mailchimp. Selain itu, Mailchimp juga menyediakan tools untuk membuat content marketing seperti landing page.

Ok itulah cara jualan eceran dengan email marketing yang bisa jadi akan menjadi faktor penentu peningkatan penjualan toko anda. Namun hal yang harus anda perhatikan adalah, jangan sering-sering mengirim email produk, karena mungkin penerima email akan terganggu dengan kiriman email anda, Tetapkan target pengiriman email anda misalnya dua minggu sekali atau satu bulan sekali. Hal ini untuk mencegah kebosanan calon pelanggan anda atas email yang anda kirim. Oh iya, tidak lupa bahwa email marketing ini bukan hanya untuk menjual produk anda secara eceran saja. Email marketing juga merupakan salah satu metode untuk memperkenalkan toko anda bisa menjadi lebih terkenal seperti Mixue.

4 Cara Bisnis Hampers Dadakan Jelang Lebaran

Views: 31

Saat ramadhan hingga jelang lebaran merupakan saat dimana potensi jualan; apapun jualannya; cenderung mengalami peningkatan. Baik bisnis retail dadakan maupun bisnis retail reguler, bulan ramadhan hingga lebaran merupakan bulan dimana omzet akan meningkat berkali-kali lipat jika dibandingkan dengan bulan-bulan yang lain. Peningkatan omzet ini tidak terlepas dari penjualan produk-produk yang bukan hanya umum yang dibeli masyarakat seperti sembako, atau pakaian, melainkan juga variasi-variasi produk yang dikemas secara kreatif dan bernilai jual lebih baik. Salah satunya adalah hampers.

Apa itu hampers? Jika kita merujuk pada google translate, hampers berarti bingkisan. Jika merujuk pada kata benda (noun) hampers artinya keranjang. Dalam istilah Indonesia, hampers dapat diartikan sebagai suatu produk yang dibungkus secara rapi dan menarik dengan tujuan untuk diberikan kepada orang lain sebagai bingkisan atau hadiah. Jadi hampers itu bisa misalnya suatu barang seperti beberapa jenis kue kering yang dibungkus dengan kado dan diberi pita. Ide membuat hampers ini bukan hanya dilakukan oleh para peritel kelas atas, namun juga kalangan ibu-ibu rumah tangga pun memanfaatkan momen ramadhan ini dengan bisnis dadakan menjelang ramadhan, yaitu membuat hampers murah meriah untuk bingkisan lebaran bagi keluarga. Dikutip dari UMKM.Kompas.com, terdapat beberapa jenis hampers yang trend saat dijual di bulan ramadhan menjelang lebaran, yaitu hampers kue kering, hampers buah kurma, hampers perlengkapan ibadah, hampers cokelat, dan hampers minuman.

Lalu pertanyaannya sekarang, bagaimana cara bisnis hampers yang dapat dilakukan? Sebetulnya pilihan itu ada pada anda semua, namun sebagai referensi, berikut adalah 4 cara bisnis hampers yang dapat anda lakukan lengkap dengan kosekuensinya.

  1. Berjualan Hampers dengan cara Reseller

Ini artinya bahwa anda membeli hampers ditempat lain, kemudian di jual lagi dengan penambahan margin keuntungan. Ini bisa dilakukan saat Ramadhan. Anda tinggal mencari produk hampers yang anda minati di minggu pertama ramadhan, beli, stocking, kemudian jual di saat seminggu sebelum lebaran. Konsekuensinya adalah anda perlu modal dan siap dengan resiko barang anda tidak terjual.

2. Berjualan hampers dengan cara dropshipping

Ada yang mengatakan bahwa reseller itu sama saja dengan dropshipping, namun harap diperhatikan antara reseller dengan dropshipping ya. Jika reseller beli dulu baru kemudian dijual kembali, sedangkan dropshipping itu tidak perlu membeli. Hanya mempromosikan produk hampers-nya saja, dan kemudian jika terjual tinggal menghubungi produsen. Itu artinya perbedaan reseller dengan dropshipping adalah kalo reseller perlu modal, sedangkan dropshipping tanpa modal. Berhubung anda tidak memiliki barang, anda dapat melakukan ini kapan saja. Namun konsekuensinya anda mungkin bisa tidak mendapat barang karena sudah dibeli duluan oleh pebisnis lain.

3. Membuat hampers sendiri dari produk yang dibeli.

Ini misalnya adalah anda beli dua atu tiga kotak kue kering, kemudian anda kemas menjadi hampers dan kemudian anda jual. Itu artinya anda butuh modal untuk beli kue keringnya, bahan pembungkusnya, dan waktu untuk membuat hampers-nya. Model ini cocok untuk dilakukan sebelum bulan Ramadhan tiba. Jadi anda beli produk-produknya sebelum bulan Ramadhan tiba. Ketika bulan Ramadhan tiba, anda mulai membuat dan berjualan hampers dengan kemasan menarik. Konsekuensinya, anda butuh modal untuk beli produk dan waktu luang untuk membuat hampers.

4. Buat produk sendiri, dan jual dalam bentuk hampers.

Untuk model seperti ini, sesungguhnya ini dilakukan oleh pebisnis-pebisnis yang sudah berkecimpung lama. Kemudian momen lebaran dimanfaatkan untuk mengemas produk miliknya menjadi hampers. Ini misalnya adalah jika anda seorang produsen kue kering. Jika biasanya anda menjual kue kering dalam kotak-kotak kecil, namun ketika momen lebaran, anda mulai mengemas produk anda menjadi hampers kue kering. Dari sisi harga jual, metode ini memungkinkan untuk menjual hampers berharga miring karena anda adalah produsen kue kering. Bahkan bisa jadi anda pada saat lebaran ini menjadi penjual hampers grosiran. Konsekuensinya, mungkin anda perlu menambah karyawan anda yang khusus membuat hampers kue kering. Jika hampers tidak terjual, anda tinggal bongkar lagi dan dijual seperti biasanya.

Itulah 4 cara bisnis dadakan berjualan hampers di saat lebaran. Silahkan dipilih apa yang menurut anda cocok. Yang jelas, apapun pilihannya, itu ada resiko dan konsekuensi tersendiri, yang tentu pula kesemuanya itu akan menghasilkan keuntungan. Dan besar-kecilnya keuntungan yang diperoleh itu tergantung dari upaya masing-masing. Terlebih lagi jika anda memiliki toko, maka anda dapat menempatkan hampers yang anda jual di Point Of Purchase (POP) anda sebagai produk unggulan selama Ramadhan.

Name
Email
Loading

5 Keuntungan Menggunakan Payment Gateway Bagi Usaha Kecil

Views: 39

Saat ini, uang tunai tidak lagi menjadi sumber utama transaksi jual beli. Kini, orang menggunakan payment gateway untuk melakukan dan menerima pembayaran. Ketika bepergian ke suatu cafe, untuk membayar secangkir kopi tidak diperlukan lagi membuka dompet untuk mengeluarkan uang. Justru malah anda akan menyaksikan para pelanggan alih-alih mengambil dompet dari saku celananya, ia justru mengambil handphone android. Dengan satu klik, ia membayar kopi tersebut. Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa keuntungan menggunakan payment gateway bagi usaha kecil. Namun sebelumnya, kita cermati dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan payment gateway.

Anda mungkin pernah dengar Paypal, Doku, Faspay, authorize.net, dll. Itulah beberapa payment gateway yang sudah banyak dikenal. Pada dasarnya, Payment gateway adalah sebuah media transaksi yang disediakan oleh layanan aplikasi e-commerce. Bisa memberi otorisasi pemrosesan kartu kredit, ataupun pembayaran langsung bagi pelanggan dalam aktivitas bisnis online. Payment gateway ini bisa mempermudah para pebisnis sekaligus pelanggan dalam bertransaksi. Bagi usaha kecil dapat menikmati banyak keuntungan jika mereka mengizinkan pelanggan dan klien mereka membayar menggunakan kartu bank mereka, bukan uang tunai. Berikut adalah 5 keuntungan penggunaan payment gateway bagi usaha kecil

  1. Melegitimasi Bisnis Anda

Jika usaha anda Anda menerima pembayaran dengan payment gateway, Anda dapat melegitimasi bisnis Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memajang logo berbagai payment gateway di dinding luar toko atau pusat layanan Anda. Ini akan memungkinkan menarik perhatian pelanggan Anda.

Selain itu, jika mereka mendaftar untuk payment gateway tertentu yang diterima oleh bisnis Anda, itu akan membantu Anda mengembangkan kepercayaan dengan pelanggan Anda.

  1. Pemrosesan pembayaran yang cepat dan mudah

Payment Gateway ini dapat membantu Anda meningkatkan penjualan karena pelanggan Anda akan memiliki lebih banyak opsi pembayaran. Jadi, jika Anda mengizinkan lebih banyak metode pembayaran, Anda dapat menarik lebih banyak pelanggan.

Saat ini, banyak orang tidak suka membawa uang tunai lagi. Oleh karena itu, mereka akan membeli dari Anda jika Anda mengizinkan mereka membayar melalui cara lain selain uang tunai.

  1. Keunggulan Kompetitif

Penting untuk diingat bahwa bisnis akan selalu menghadapi persaingan yang ketat saat ini. Jika Anda menerima pembayaran melalui payment gateway, Anda akan memiliki keunggulan atas pesaing Anda yang hanya menawarkan transaksi berbasis uang tunai.

Jadi, yang perlu Anda lakukan adalah memiliki fasilitas ini di kasir pembayaran Anda. Pelanggan Anda akan berterima kasih atas fasilitas ini. Dengan kata lain, pelanggan anda akan semakin setia kepada anda. Ingat, pelayanan pelanggan adalah suatu investasi.

  1. Pembelian Impulsif

Pembelian impulsif memiliki kepentingannya sendiri. Jika Anda menerima pembayaran hanya melalui uang tunai, Anda mungkin kehilangan basis pelanggan yang besar. Fleksibilitas itu penting. Lagi pula, orang tidak suka mencari ATM untuk melakukan pembayaran sesuatu yang mereka sukai di toko lokal.

  1. Peningkatan Arus Kas

Payment gateway dapat diproses dalam beberapa detik. Di sisi lain, membawa dan menghitung uang tunai membutuhkan waktu lebih lama. Demikian pula, cek membutuhkan lebih banyak waktu untuk diuangkan dan dibersihkan. Selain itu, pembayaran dengan payment gateway memiliki kemungkinan kesalahan paling kecil tidak seperti transaksi tunai.

Singkatnya, mendaftar di payment gateway adalah investasi kecil tapi menguntungkan. Oleh karena itu, jika Anda mengelola bisnis kecil, kami sarankan Anda mendaftar ke payment gateway untuk outlet Anda. Ini akan membantu Anda mengembangkan basis pelanggan dan menikmati keunggulan atas pesaing Anda. Ada banyak payment hateway yang bisa anda daftar. 10 terbaik payment gateway Indonesia ada disini.

Dampak Nyata Kebangkrutan Silicon Valley Bank Terhadap Beberapa Toko Retail.

Views: 14

Silicon Valley Bank, California, USA.

Silicon Valley Bank atau biasa disingkat SVB merupakan bank yang bermarkas di California Amerika Serikat. Didirikan pada tahun 1983, bank ini merupakan bank yang spesialis membantu pembiayaan di bidang startup teknologi. Akan tetapi, berita mengejutkan datang pada hari Jumat 10 Maret 2023, dimana bank SVB dinyatakan ditutup dan diambil alih oleh pemerintah federal AS. Runtuhnya SIlicon Valley Bank ini mengejutkan semua industri, tidak terkecuali industri retail.

Federal Deposit Insurance Corp mengumumkan pada hari Jumat bahwa startup dan perusahaan yang berfokus pada teknologi ditutup dan simpanannya diambil alih oleh regulator. Ini terjadi hanya dua hari setelah SVB mengumumkan kehilangan sekitar $2 miliar. Setelah perusahaan berencana untuk menjual saham untuk mendapatkan modal sekitar $2,25 miliar, harga saham SVB jjatuh dan para klien mulai terburu-buru menarik dana mereka yang tersimpan di bank karena khawatir.

Imbasnya ke bisnis ritel, beberapa perusahaan mulai bergegas memberi tahu para pemegang saham dan pelanggan setia mereka tentang situasi ini dan berusaha mencari tahu mengenai dampak material yang bisa mereka dapatkan. Salah satu contohnya adalah Perusahaan kesehatan dan kebugaran DTC Hims & Hers. Akan tetapi perusahaan ini meyakinkan para pemegang sahamnya bahwa sebagian besar uang dan investasi yang dimiliki ada pada pihak lain, bukan pada SVB. sehingga terkena dampak keruntuhan SVB tidaklah signiikan terhadap kelangsungan hidup DTC Hims & Hers.

Pun demikian dengan Shopify, yang melalui siaran pers-nya mengatakan bahwa perusahaan mengalami “dampak yang sangat kecil” dari kebangkrutan SVB tersebut. Dampak kecil yang diproleh Shopify adalah karena hanya sebagian kecil dari dana operasional yang terkait dengan di SVB. Selebihnya, dana yang mereka miliki tersimpan di beberapa bank di AS dan Kanada..

Itulah dampak nyata yang diperoleh beberapa perusahaan akibat bangkrutnya Silicon Valley Bank. Dari kejadian heboh tersebut, kini dapat disimpulkan bahwa menyimpan uang modal usaha, atau uang lainnya itu tidak harus hanya di satu bank, akan tetapi ada di tersimpan di beberapa bank. Sehingga jika salah satu bank kolaps, maka imbas terhadap operasional bisnis kita adalah kecil, dan tidak membahayakan keberlangsungan bisnis retail-nya.

INI DIA 4 TIPE PEMBELI DI TOKO ONLINE

Views: 11

4 tipe pembeli toko online

Sejak 5 tahun ke belakang, belanja online sudah menjadi trend di kalangan masyarakat dan menjadi suatu revolusi bisnis ritel yang sangat mencolok. Terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 di tahun 2021-2022, Belanja online menjadi cara favorit masyarakat ketika larangan keluar rumah diberlakukan. Dari sekian banyak pembeli toko online, ternyata terangkum menjadi 4 tipe pembeli yang dikategorikan sesuai dengan kebiasaan mereka menjadi . Ini dia 4 tipe pembeli toko online.

Undecided Customer.

Undecided customer secara harfiah berarti pelanggan yang iseng-iseng browsing produk di e-commerce atau toko online. Pelanggan yang satu ini biasanya hanya membuka aplikasi e-commerce namun belum memiliki niat untuk membeli apapun, mereka hanya scrolling untuk melihat produk-produk menarik. Biasanya mereka scrolling ketika menemukan iklan di media sosial mereka tentang suatu produk. Mereka penasaran, membuka produk tersebut, dan kemudian scrolling produk lainnya.

Prospective Customer. 

Prospective Customer maksudnya adalah pelanggan yang sudah punya niat untuk membeli sesuatu di toko online tetapi masih mempertimbangkan akan produk tersebut. Pertimbangan ini adalah terkait dengan membandingkan harga yang lebih murah untuk produk yang sama, pertimbangan promosi, ongkos kirim, hingga mungkin alternatif produk sejenis namun berbeda merk. Mereka biasanya menunggu waktu yang tepat dan diskon yang pas untuk membeli suatu produk yang sudah direncanakan.

Loyal Customer. 

Loyal customer berarti pelanggan yang membuka aplikasi karena telah memutuskan apa yang ingin mereka beli, dan langsung melakukan transaksi saat itu juga. Mereka tidak memikirkan tentang ongkos kirim, promosi, atau membandingkan dengan produk sejenis. Pelanggan tipe ini biasanya adalah pelanggan yang membeli suatu produk karena kebutuhan mendesak, atau punya kelebihan uang belanja.

Impulsive Customer. 

Impulsive customer adalah pelanggan yang membeli suatu barang di toko online karena dipengaruhi oleh iklan produk yang mereka lihat di sosial media mereka (impulse buying customer), kemudian langsung melakukan transaksi karena khawatir misalnya lupa lagi produk yang mereka lihat di iklan. Pelanggan tipe ini biasanya mengesampingkan soal kualitas barang atau merk barang. Ketika mereka melihat iklan produk di media sosial, merasa bermanfaat, mereka langsung beli.

Itulah 4 tipe pembeli toko online saat ini. Dengan mengetahui keempat tipe pembeli toko online ini, maka dapat membantu para penjual online untuk membuat strategi pemasaran produk yang akan di jual di toko online. Misalnya strategi diskon, strategi ongkos kirim, atau strategi iklan yang menarik. Namun perlu diperhatikan bahwa 4 tipe pembeli ini berlaku untuk pembeli produk pada bisnis ritel online, bukan pada bisnis restoran atau bisnis makanan online

Alternatif Monetisasi Website Selain Google Adsense

Views: 117

Saat ini, sering sekali kita mendengar istilah monetisasi. Umumnya yang lagi trend sekarang adalah soal monetisasi yotube. Ketika kita membuat channel youtube, banyak orang bertanya:”Youtube-nya sudah di monet apa belum?” atau “Bagaimana cara melakukan monetisasi youtube?” ” apa alternatif monetisasi website selain Google Adsense ?”Jadi sebenarnya apa monetisasi itu? apakah cuma channel Youtube saja yang bisa menggunakan istilah monetisasi? apakah jika kita punya website bisa monetisasi? Sebenarnya istilah Monetisasi tidak hanya melulu mengacu pada Youtube. Menurut investopedia.com, monetisasi mengacu pada proses mengubah suatu barang yang pada awalnya tidak bernilai menjadi ada nilainya, alias kita bisa mendapatkan pendapatan dari barang tersebut. Dengan kata lain, monetisasi adalah merubah sesuatu yang asalnya gratis menjadi sumber penghasilan. Misalnya, jalan masuk wisata Muara Burnai yang asalnya gratis menjadi berbayar. Itu artinya bahwa jalan tersebut di-monetisasi.

Akan tetapi, istilah monetisasi ini yang awalnya didefinisikan seperti itu, kini mengerucut menjadi istilah yang ada kaitannya dengan media sosial di internet. Misal monetisasi youtube, monetisasi intagram, hingga monetisasi website. Dan yang sekarang kita bahas adalah tentang monetisasi website. Itu artinya bahwa website atau blog yang kita punya dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan. Yang paling kita sering kita dengar tentang soal monetisasi adalah tentunya Google Adsense. Dimana melalui Google Adsense ini, website kita dipasangi oleh iklan dari Google, dan kita mendapatkan uang dari iklan yang tayang di website kita. Namun sebenarnya, iklan yang tayang di website kita atau blig kita tidak hanya berasal dari Google Adsense saja. Ada banyak penyedia atau broker iklan internet selain Google Adsense. Jadi, jika kita punya website atau blog dan selalu gagal dalam mendaftarkan website di Adsense, maka anda bisa mencoba alternatif monetisasi website selain Google Adsense. Dan berikut adalah beberapa alternatif monetisasi website yang dapat anda ikuti untuk memperoleh penghasilan tambahan dari internet tepatnya website yang anda kelola.

  1. Adsterra

Adsterra merupakan tempat dimana anda bisa mendapatkan uang dari iklan-iklan dengan berbagai format atau ad format yang terpasang secara otomatis ketika anda menempelkan kode yang diberikan adsterra di website kita. Agar dapat menampilkan iklan dari adsterra, anda harus ftar terlebih dahulu di Adsterra, mendaftarkan blog anda, dan jika disetujui, anda sudah bisa langsung pasang kode iklan dengan berbagai format iklan yang bisa anda pilih dan pasang di website anda. Format iklan atau ad format yang tersedia dari adsterra adalah popunder, social bar, banner, direct link, dan native banner. Cara daftar adsterra ini tergolong mudah, dan proses aprroval atau persetujuan website kita pun tergolong mudah juga. Tidak sesulit approval Google Adsense. Pembayaran Adsterra ke publisher atau pemilik website adalah berdasarkan dari harga per seribu penayangan atau Cost per Mile. Berikut adalah contoh iklan dari adsterra.

Contoh alternatif monetisasi Iklan Adsterra
Contoh alternatif monetisasi Iklan Adsterra

2. Magenet

Magenet merupakan tempat broker iklan berupa contextual ads. itu artinya anda mendapatkan penghasilan dengan cara menempelkan kata kunci yang jika di klik akan terhubung ke website tertentu sebagai pengiklan. Anda bisa mendapatkan penghasilan setiap hari, akan tetapi Magenet membayarkan kepada anda jika pendapatan minimum mencapai $60 dengan Paypal. Harga dari contextual ads yang terpasang tergantung dari kualitas website yang anda miliki. Untuk itu, Semakin bagus kualitas website atau blog, maka harga contextual ads yang terpasang akan semakin tinggi. Dan semakin banyak contextual ads yang terpasang, maka penghasilan akan semakin banyak. Untuk itu, anda harus berupaya untuk terus membangun website yang anda miliki agar penghasilan anda bertambah. Bagi pemilik website ber-platform wordpress, anda tidak perlu memasang contextual ads secara manual. Anda tinggal install plugin dari magenet, aktifkan, maka ontextual ads akan langsung terpasang di post anda. Jika anda adalah orang yang rajin menulis di blog dan kualitas tulisannya sangat baik dari segi DA maupun konten; biasanya para guru dan dosen; maka artikel yang anda buat pun dapat dihargai dan menjadi sumber penghasilan. Berikut adalah contoh contextual ads dari Magenet.

Contoh Contextual Ads dari Magenet
Contoh Contextual Ads dari Magenet

Itulah Alternatif Monetisasi Website Selain Google Adsense. Sebenarnya masih banyak sih alternative lain yang bisa anda cari dan browsing di Google. Akan tetapi dua alternatif ini saja sudah cukup lumayan untuk memperoleh penghasilan tambahan yang dapat meningkatkan level penghasilan anda, dan dua alternatif itu adalah platform monetisasi website yang saya jalankan saat ini.

JD.ID TUTUP ! MULAI SEKARANG, JANGAN BUKA LAPAK DI SATU TOKO KELONTONG ONLINE

Views: 45

Tampilan Announcement toko kelontong online JD.ID tutup di laman resmi JD.ID
Tampilan Announcement toko kelontong online JD.ID tutup di laman resmi JD.ID

JD.ID TUTUP ! MULAI SEKARANG, JANGAN BUKA LAPAK DI SATU TOKO KELONTONG ONLINE. KENAPA? Beberapa hari yang lalu, saya mendengar berita dari cnnindonesia.com, kemudian membuka laman toko online JD.ID. Betapa kagetnya saya ketika di halaman muka toko online JD.ID tersebut terdapat tulisan: “Dengan berat hati kami memberitahukan bahwa JD.ID akan berhenti menerima pesanan anda mulai tanggal 13 Februari 2023. JD.ID dan semua layanannya akan dihentikan pada tanggal 31 Maret 2023.” Ini membuat saya kaget. Setelah pengurangan karyawan besar-besaran, kini toko online JD.ID tutup permanen. Wah…jangan-jangan toko kelontong online atau e-commerce yang lain pun demikian. Shopee, Tokopedia, Bukalapak bisa tutup kapan saja. Karena mereka pun beberapa waktu lalu mengurangi karyawannya secara besar-besaran.

Saya sih tidak akan mempertanyakan kenapa toko JD.ID bisa tutup, atau oko retail online yang lain mem-PHK massal. Karena pertanyaan ini sudah saya kupas di artikel sebelumnya yang berjudul “Toko retail online JD.ID kenapa tutup?” Sekarang yang jadi saya persoalkan adalah tentang bagaimana nasib para penjualatau pelapak yang terdaftar di toko online JD.ID tersebut. Dan bagaimana langkah antisipasinya. Ok. mari kita kupas hal-hal tersebut.

Pertanyaan pertama, bagaimana nasib para pelapak di JD.ID yang mau tutup permanen?

  1. Jika pelapak atau para penjual itu hanya menjual barangnya hanya di JD.ID saja, maka sudah dipastikan pelapak tersebut akan mengalami bencana hebat. Kenapa? Karena dia tidak akan bisa menjual barangnya lagi di JD.ID. Ya gak mungkin bisa lah, karena toko online-nya tutup koq. Sementara jika dia mendaftar baru ke lapak lain, misalnya baru mendaftar ke Shopee, atau Bukalapak, maka dia akan butuh upaya besar lagi memperkenalkan lapaknya di toko online tersebut. Dia harus melakukan SEO lagi, promosi lagi, marketing lagi…
  2. Jika pelapak itu hanya menjual barang di JD.ID saja, maka dia akan kehilangan pelanggannya yang sudah setia dan sudah terpelihara sekian lama. Para pelanggan tersebut tentu akan mencari lapak lain di toko retail online lain. Dan itu bukan anda…Kenapa? karena anda hanya mendaftar di satu tempat saja, JD.ID yang sudah mau tutup.
  3. Agak berbeda nasibnya dengan pelapak yang mendaftar di lebih dari satu lapak toko kelontong online atau toko retail online. Pelapak yang mendaftar di dua, atau tiga, atau lebih lapak online mungkin tidak akan terlalu mendapat bencana. Istilahnya, jika JD.ID tutup ya sudah…saya masih ada tempat untuk jualan di lapak lain. Dan di tempat sana saya masih punya pembeli setia. Kerugiannya atau pendapatannya menurun tidak drastis-drastis amat lah.
  4. Soal marketing, SEO, daftar baru, promosi di tempat baru tidak mesti dilakukan karena proses itu sudah pernah dilakukan, dan pelapak tinggal fokus jualan saja. hal yang perlu dilakukan adalah bahwa dalam masa-masa mau tutup JD.ID ini, para penjual harus memberitahukan di lapaknya atau melalui SMS atau pesan tentang pengalihan belanja ke lapak online yang lain. Jadi pelanggan tahu bahwa anda punya lapak di toko retail online yang lain, dan mereka tidak perlu susah payah mencari. Dengan demikian anda tidak akan kehilangan pelanggan setia anda.

Jadi…dari tutupnya toko JD.ID ini, maka ada pelajaran penting dalam bisnis toko kelontong online atau retail online, yaitu bahwa mulai sekarang, jangan buka lapak di satu toko kelontong online. Ini berbahaya, karena kalau toko online itu tutup, maka bisnis kita juga akan tutup pula. lalu antisipasinya bagaimana? Begini antisipasinya.

  1. Jelas…Anda sebagai pelapak harus daftar di berbagai tempat jualan online. dua, tiga, empat,atau bahkan lima sekaligus. bagi anda penjual pemula..Daftarkan secara berbarengan, dan kelola lapak anda dengan baik dan benar.
  2. Anda juga sekarang jangan terlalu mengandalkan lapak toko online. karena bisa saja ternyata toko online itu akan tutup semua ha..ha..Cobalah cari alternatif jualan berbasis online namun beda cara. Misalnya anda jualan di halaman facebook anda, di instagram, atau lainnya.
  3. Buat toko online sendiri. Saya rasa membuat toko kelontong online sendiri adalah alternatif yang keren dan bisa jadi hal yang utama di masa datang jika anda berupaya keras. Dengan memiliki toko online sendiri dengan merek sendiri, maka anda tidak akan khawatir dengan gangguan kondisi bisnis pihak ketiga. Hanya saja, ini perlu upaya, biaya, dan pengetahuan tersendiri. Anda perlu cari nama sendiri untuk merek, beli hosting, dan melakukan Search Engine Optimazion (SEO) agar toko online anda dikenal oleh Google dan akhirnya masyarakat. Dan hal ini semua perlu biaya, bisa berbiaya murah atau mahal itu tergantung budget yang anda miliki. Itulah pelajaran yang didapat dari tutupnya JD.ID. Jadi, karena JD.ID tutup ! Mulai sekarang, jangan buka lapak di satu toko kelontong online saja.

Toko Retail Online JD.ID Kenapa tutup?

Views: 40

Tampilan web jd.id akan ditutup

Trending di minggu ini adalah berita bahwa toko online JD.ID tutup atau menghentikan operasinya pada maret 2023 mendatang. Hal ini menambah kekhawatiran jika bisnis retail online akan mengalami kejatuhan kejayaan dalam masa-masa mendatang. Muncul pertanyaan kenapa toko Retail online JD.ID kenapa tutup? Apakah ini disebabkan Oleh kesalahan pengelolaan bisnis ataukah ini murni karena model bisnis yang tidak panjang umur? Berikutnya jika model bisnis retail online ini bukan merupakan suatu bisnis yang panjang umur, mungkinkah bisnis retail online Ataubtoko kelontong yang kita kelola akan mengalami kehancuran didalam waktu dekat?

Mengutip Dari laman cnnindonesia.com , ada berapa penyebab kenapa perusahaan bisnis retail online besar seperti JD.ID tutup, atau shopee , Amazon, Tokopedia yang mem-PHK ratusan pegawainya. Berikut adalah penyebabnya:

  1. Beban gaji yang tinggi.
    Hal ini diawali ketika virus COVID-19 merebak di Indonesia. Sebagai akibat pandemi COVID-19, maka banyak orang yang berbelanja secara daring atau online. Permintaan menjadi meningkat, Dan kebutuhan pegawai pun meningkat. Akan tetapi, 2 tahun kemudian pandemi COVID-19 sudah selesai. Semua ibarat kembali normal. Banyak orang kembali lagi menyukai belanja di mall atau pasar-pasar. Akibatnya, permintaan belanja di toko online ikut menurun. Sementara itu pegawai tetap harus dibayar gajinya. Hal ini membuat keuntungan perusahaan menjadi berkurang. Untuk menjaga eksistensi, Maka mau tidak mau perusahaan retail online harus mengurangi karyawannya. Maka terjadilah PHK massal.
  2. Beban biaya teknologi yang tinggi.
    Bisnis retail online memaksa perusahaan harus selalu up to date dalam sinkronisasi dengan teknologi yang menyokongnya yang dipastikan selalu berkembang atau meningkat setiap waktunya. Biaya sinkronisasi teknologi ini tidaklah kecil, sementara jumlah konsumen tidak meningkat bahkan cenderung turun akibat pandemi COVID-19 selesai dan persaingam bisnis yang ketat antar merk dagang toko Retail online. Biaya yang tinggi ini yang menyebabkan toko Retail online akhirnya gulung tikar, PHK massal, atau fokus pada bisnis lain. Seperti JD.Id yang kini fokus pada bisnis logistik Dan pergudangan.
  3. Kalah bersaing
    Ini adalah Hal yang sangat jelas. Dengan JD.ID tutup, Maka ini memberi sinyal bahwa JD.ID kalah bersaing dengan merk lainnya yang berplatform sama, yaitu toko kelontong online atau yoko Retail online. Karena kalo dalam persaingan, JD.ID unggul dibanding yang lain, Maka tidak mungkin ia rela menutup bisnisnya. Ada banyak faktor dalam kekalahan persaingan ini, misalnya karena pelayanan pelanggan yang buruk, harga barang yang lebih tinggi, atau kurangnya promosi untuk pengunjung.

Itulah jawaban Dari pertanyaan toko Retail online JD.Id kenapa tutup. Memang jawaban ini perlu dibuktikan secara ilmiah berdasarkan data, namun bagi orang awam seperti saya, cukuplah berasumsi atau mengutip dari orang yang lebih ahli.

4 Aplikasi Yang Harus Dimiliki Oleh Pemilik Toko Ritel Online

Views: 34

Perkembangan teknologi yang semakin canggih di era millenial ini telah membuat berbagai dampak perubahan. Jika dahulu anak-anak bermain bersama di lapangan di luar rumah, kini mereka sudah terbiasa berlama-lama di dalam rumah hanya untuk bermain game online. Jika dahulu orang berangkat ke kantor menggunakan bus kota, kini dengan teknologi, orang-orang berangkat ke kantor dengan menyewa taxi online atau ojek online. Semua cara hidup sudah berubah, dan pola bisnis pun berubah. Tidak terkecuali pada bisnis ritel, baik ritel skala besar maupun skala kecil.

Pada era tahun 90-an, toko ritel atau toko kelontong kecil hanya bisa berjualan pada skala lokal dan hanya menggunakan uang tunai, kini bahkan toko kelontong atau toko ritel kecil pun sudah bisa berjualan secara online di dunia maya, dan tentunya bisa tanpa uang tunai, tanpa batas wilayah, dan tanpa tatap muka antara pembeli dan penjual. Jika anda adalah seorang penjual atau pemilik toko eceran kecil, sudah saatnya anda meraih pendapatan yang lebih besar dengan memanfaatkan teknologi informasi..Berikut adalah 4 aplikasi yang harus dimiliki oleh pemilik toko ritel online. Keempat aplikasi ini harus selalu ada di hanphone android anda, karena tanpa aplikasi ini maka bisnis ritel online anda tidak akan bekerja secara maksimal.

  1. Aplikasi jualan online

Barang yang anda jual, misalnya jika anda berjualan baju, maka baju anda bisa diposting di aplikasi jualan online. Kini ada banyak pilihan aplikasi jualan online, ada shoppee, Lazada, Bukalapak, JD.ID, Tokopedia, dsb. Untuk skala internasional ada Alibaba dan Amazon. Anda bisa pilih salah satu untuk menampilkan produk yang anda jual. Atau bahkan jika anda mampu, anda bisa mendaftarkan barang anda di semua aplikasi jualan online.

2. Aplikasi keuangan

aplikasi keuangan merupakan aplikasi dimana uang hasil penjualan anda tersimpan. Bisnis online adalah bisnis yang tidak membutuhkan uang tunai. Metode pembayaran pada bisnis online adalah dengan cara transfer antar bank atau menggunakan uang virtual. Untuk itu, sebagai sarana agar transfer bank lebih mudah, maka anda harus memiliki aplikasi mobile banking. terserah adna gunakan internet banking dari bank mana saja. Bisa Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BSI, Bank BCA, atau bank lainnya yang menyediakan aplikasi internet banking.

Selain internet banking, metode pembayaran pada bisnis online adalah bisa dengan menggunakan uang virtual atau virtual money. Virtual money adalah  Dikutip dari Wikipedia, Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN), sebuah biro Keuangan AS, mendefinisikan mata uang virtual adalah sebagai sebuah perwakilan digital dari nilai yang dikeluarkan oleh sebuah bank sentral atau sebuah otoritas publik, maupun kebutuhan yang ditujukan untuk mata uang fiat, tetapi diterima oleh orang-orang hukum atau alami sebagai alat pembayaran dan dapat ditransfer, disetor atau diperdagangkan secara elektronik”. Lebih lanjut menurut menurut ECB (2012), uang virtual adalah jenis uang digital yang penerbitan dan kotrolnya dilakukan oleh pengembangnya, tidak diatur oleh otoritas tertentu, dan biasanya hanya diterima dan digunakan oleh komunitas tertentu. Contoh mata uang virtual adalah OVO pay. Dengan OVO pay, GO Pay, dsb.

Selain itu untuk transkasi pembayaran yang bersifat internasionala tau lintas negara, anda harus memiliki akun Paypal untuk memudahkan bertransaksi.

3. Aplikasi pengiriman pesan

Aplikasi pengiriman pesan wajib dimiliki oleh pebisnis online. Tanpa aplikasi pengiriman pesan, maka komunikasi antara anda dengan pembeli atau dengan supplier dipastikan akan terhambat, dan ini akan mempengaruhi siklus hidup bisnis anda. Aplikasi pengiriman pesan yang saat ini populer digunakan dan tentunya hampir semua orang menggunakannnya adalah aplikasi Whatsapp. Namun tentu ada aplikasi pengiriman pesan yang lain seperti Telegram atau Blackberry Messenger (Namun sayang Blackberry Messenger kini sudah banyak ditinggalkan orang).

4. Aplikasi Sosial Media

Aplikasi sosial media merupakan alat untuk mempromosikan, memasarkan, atau bahkan mengenalkan toko dan brang anda. Perlu anda ketahui bahwa bisnis online itu sama saja dengan bisnis offline dimana bisnis tidak akan sukses jika tidak ada promosi penjualan, marketing, ataupun strategi bisnis. Aplikasi media sosial adalah sarana yang ahrus anda maksimalkan agar bisnis online anda sukses. Aplikasi media sosial untuk bisnis kini sudah banyak, dan anda bisa memanfaatkan dan memaksimalkan aplikasi tersebut. Aplikasi sosial media untuk bisnis online yang paling sederhana adalah melalui Facebook. Sebarkan dan kenalkan toko anda di news feed facebook anda. Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan Youtube Channel untuk memperkenalkan bisnis anda dalam format video .

Itulah 4 Aplikasi Yang Harus Dimiliki Oleh Pemilik Toko Ritel Online agar jualannya laris manis tidak hanya di skala lokal, namun juga laris di skala internasional. Toko anda mungkin kecil, tapi bisa jadi, di era millenial ini, toko dan barang anda terkirim ke berbagai belahan dunia. Semua berkat teknologi informasi.